Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Meteor Sebesar 5 Meter Melewati Cirebon Menyala Seperti Bola Api, Bikin Heboh!

Magang Radar Jogja • Senin, 6 Oktober 2025 | 19:20 WIB
Photo
Photo


RADAR JOGJA – Bola api menyala yang melintas dengan cepat diduga meteor menghebohkan warga Cirebon pada pukul 18.35 WIB hari Minggu kemarin (5/10/2025).

BKMG Stasiun Kertajati masih mencari data tentang peristiwa ini.

Suara dentuman juga didapati oleh beberapa warga Cirebon.

Sejumlah faktor yang dapat menyebabkan dentuman antara lain sambaran petir, gempa bumi, atau longosr.

Namun, kondisi cuaca pada saat kejadian di wilayah Cirebon sedang cerah.

Sejumlah warga yang tinggal di Tasik, Kuningan, hingga Cirebon mengaku melihat meteor jatuh tersebut.

Beberapa warga Tegal dan Pekalongan juga melaporkan suara dentuman meteor tersebut.

Kepala Tim Kerja Prakiraan, Data, dan Informasi BMKG Kertajati Muhammad Syifaul Fuad menyatakan bahwa tidak tercatat adanya fenomena meteorologis maupun aktivitas meteorologis yang signifikan di Cirebon.

Pihak Tim Kerja Prakiraan, Data, dan Informasi BMKG mengaku tidak mempunyai alat khusus untuk mendeteksi pergerakan benda langit.

Lembaga yang berwenang akan hal ini adalah BRIN.

Meski begitu, BMKG Cirebon mendeteksi adanya gelombang kejut pada azimut 221 pukul 18:39:12.

Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Antariksa Thomas Djamaluddin menyatakan bahwa fenomena ini memang berasal dari meteor yang cukup besar.

Diduga meteor jatuh di langit Cirebon, bikin heboh warga dan viral di medsos.
Diduga meteor jatuh di langit Cirebon, bikin heboh warga dan viral di medsos.

Menurutnya, meteor tersebut jatuh di laut sehingga tidak menyebabkan kebakaran di darat.

Meteor ini diperkirakan mencapai ukuran 3 hingga 5 meter sehingga tidak menimbulkan kerusakan berarti seperti yang terjadi di Rusia tahun 2013 dengan meteor berukuran 17 meter yang berusak bangunan.

Fenomena yang jarang terjadi di Indonesia ini bukan termasuk hujan meteor karena hujan meteor berukuran seperti pasir dan hilang terbakar di atmosfer sebelum menyentuk bumi.

Fenomena benda langit yang jatuh sangat jarang terjadi di Indonesia dan tidak dapat diprediksi kapan akan terjadi.

Rata-rata kejadian seperti ini hanya ada puluhan tahun sekali.


Meteor di Cirebon ini tidak menimbulkan bahaya karena bumi dilindungi oleh batuan Antariksa yang mengelilingi bumi.


Masyarakat juga diimbau untuk tidak menyebarkan berita maupun foto hoax mengenai meteor ini sehingga peneliti lebih terbantu dalam mengumpulkan data untuk analisis kejadian ini. (Nugrahaningtyas)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#heboh #Cirebon #bola api #meteor