RADAR JOGJA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi membentuk Tim Transformasi Reformasi Polri, sebagai langkah internal untuk mempercepat pembenahan Korps Bhayangkara.
Tim ini diketuai oleh Kalemdiklat Polri, Komjen Chryshnanda Dwilaksana, dan beranggotakan 52 perwira tinggi dan menengah.
Menurut Kapolri, pembentukan tim ini merupakan respon terhadap masyarakat dan upaya memperbaiki aspek Polri yang selama ini menjadi sorotan publik.
Listyo menyebut bahwa aspirasi dari masyarakat, pakar, dan pemangku kepentingan akan menjadi bahan evaluasi utama.
Tim Reformasi ini akan meninjau dan mengevaluasi seluruh program Polri, mulai dari sisi operasional hingga pengawasan.
Termasuk di dalamnya aspek instrumental, layanan publik, budaya organisasi, sertha hal-hal teknis lain yang dianggap perlu perbaikan.
Dalam struktur kepemimpinan, selain Komjen Chrysnanda sebagai ketua, Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo ditunjuk sebagai penasihat.
Beberapa nama penting lainya juga berada di posisi pengarah transformasi untuk bidang tertentu seperti organisasi, operasi, pelayanan publik, dan pengawasan.
Meski begitu, inisiatif tidak luput dari kritikan masyarakat yang mempertanyakan efektivitas tim dan mekanisme tindak lanjutnya.
Mereka berharap bahwa tindakan reformasi dibuat bukan hanya administratif, tapi benar benar meresap ke akar budaya dan praktik di lapangan. (Mochammad Ikhmal Ramadani)
Editor : Meitika Candra Lantiva