RADAR JOGJA - Suasana sepi terlihat di kawasan Malioboro.
Banyak toko yang tutup hari ini, Senin (1/9/2025) di tengah gelombang aksi Jogja Memanggil demo DPR RI yang berbuntut panjang.
Seruan damai Jogja Memanggil hanya dipusatkan di Bundaran Universitas Gadjah Mada (UGM).
Tutupnya pertokoan di kawasan Malioboro ini justru berkaitan dengan terbitnya Surat Edaran (SE) dari Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah DIY.
Sebagaimana tertuang dalam SE nomor B/500.3.10/19/D2.1 yang dikeluarkan pada tanggal 30 Agustus 2025.
SE tersebut berisi himbauan bagi para tenant Teras Malioboro untuk tutup sementara waktu dalam rangka mengantisipasi kegiatan massa Jogja Memanggil pada 1 September 2025.
Dalam poin kedua SE, penutupan sementara ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban Teras Malioboro.
Hingga Senin siang, pantauan di kawasan Malioboro menunjukkan tidak ada pergerakan massa aksi.
Kondisi terpantau kondusif sementara aparat tampak berjaga di beberapa titik.
Sebuah unggahan dari akun X @itsoovee dengan caption, “pasukan segini banyak mau ngapain ya?” memperlihatkan aparat berseragam lengkap sedang longmarch di kawasan jalan Malioboro.
Di sisi lain, seruan damai di Bundaran UGM berjalan tertib. Unggahan dari akun X @wolcverine menuliskan, “Hari ini, 1 September 2025 demo atau aksi damai di Jogja (Bundaran UGM) sejauh ini berjalan dengan lancar tanpa adanya provokasi.” Massa Jogja Memanggil tampak kondusif dan terarah tanpa adanya kericuhan.
Dengan demikian, kawasan Malioboro tetap kondusif sementara pusat aksi berada di Bundaran UGM. (Maulina Fatikhah Putri)
Editor : Meitika Candra Lantiva