Pernyataan tersebut Suahasil sampaikan ketika melakukan kunjungan kerja ke salah satu sekolah yaitu SMA Hindu Utama Widyalaya Astika Dharma di Kabupaten Karangasem, Bali pada pekan lalu.
Program ini diinisiasi oleh Kementerian Kesehatan dengan dukungan lintas kementerian atau lembaga serta pemerintah daerah.
Suahasil menjelaskan anggaran program ini telah dialokasikan dalam APBN 2025 sebagai wujud komitmen pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesehatan masyarakat.
“Kita ingin anak-anak kita bugar secara fisik dan cerdas dalam belajar. Kalau ada yang perlu dideteksi, bisa dilakukan sedini mungkin,” Ungkap Suahasil Nazara dalam keterangan tertulis Kementerian Keuangan yang dikutip pada Senin, 11 Agustus 2025.
Di samping pemeriksaan kesehatan rutin, Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara turut mengusulkan pengintegrasian dengan program makan bergizi gratis yang dijalankan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Ia menyebutkan bahwa sinergi kedua program ini akan saling mendukung dalam membentuk generasi muda yang sehat dan siap memberikan kontribusinya bagi kemajuan bangsa.
“Kehadiran negara harus komplit, bukan hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga kesehatan, mental, dan kebangsaan.” Imbuhnya.
Dalam perbincangan dengan kepala sekolah dan pengurus yayasan, diketahui bahwa SMA Hindu Utama Widyalaya Astika Dharma telah menjalin kerja sama sejak lama dengan puskesmas setempat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin sekaligus memberikan pembekalan keterampilan di bidang pertanian, peternakan, dan pariwisata kepada para siswanya.
Suahasil Nazara, Wakil Menteri Keuangan menyampaikan apresiasinya kepada sekolah dan yayasan atas perannya dalam membentuk generasi muda yang sehat, terampil, dan memiliki daya saing global.
Ia pun berharap kolaborasi lintas kementerian dan pemerintah daerah dapat semakin ditingkatkan agar manfaat program kesehatan dan pendidikan dapat dirasakan oleh lebih banyak sekolah di seluruh Indonesia.
Penulis : Putri Endina Eka Cahyani
Editor : Bahana.