SLEMAN - Warga Dusun Gondang dan Dusun Weron, Kalurahan Umbulharjo, Kapanewon Cangkringan mengeluhkan dampak usaha ternak ayam petelur. Terlebih, lokasinya tidak jauh dari permukiman.
Warga setempat Slamet menjelaskan, dampak yang paling terasa adalah kehadiran lalat dan bau. Hal ini pun turut membuat warga melakukan protes. Tetapi tidak kunjung dilakukan perbaikan.
"Tuntutan kami bukan kompensasi, tetapi agar ternak bisa dipindah ke lokasi lain," katanya.
Warga terdampak sendiri turut membuat surat keluhan. Ditembuskan pada lurah Umbulharjo hingga bupati Sleman.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Sleman Rofiq Andriyanto mengaku, telah mengetahui persoalan tersebut. Klarifikasi lewat tim bidang peternakan sekaligus perwakilan dari pemerintah kalurahan pun telah dilakukan Senin (14/4).
"Direncanakan melalui kalurahan akan kami mediasi antara pelapor dan pihak kandang," terangnya.
Rofiq turut menegaskan, usaha peternakan terkait telah memiliki nomor induk berusaha. Izin tersebut diterbitkan sejak 22 Juni 2020 oleh badan koordinasi penamaan modal. (del/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita