Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Banjir Bekasi : Ancaman yang Terus Berulang 2020 Terparah

Meitika Candra Lantiva • Selasa, 4 Maret 2025 | 21:01 WIB
Banjir bandang  landa Bekasi, Selasa (4/3/2025).
Banjir bandang landa Bekasi, Selasa (4/3/2025).

 


RADAR JOGJA - Bekasi kembali dilanda banjir Selasa (4/3/2025 dengan ketinggian air mencapai 120 cm.

Genangan air merendam perumahan, mengganggu aktivitas warga, dan memperparah kondisi lingkungan.

Meskipun lebih rendah dibandingkan banjir tahun 2020 yang mencapai 150-200 cm, dampaknya tetap dirasakan oleh ribuan orang.

Banjir Besar Berulang Kali Melanda Bekasi

Sejarah mencatat bahwa banjir besar telah berulang kali melanda Bekasi.

Pada tahun 1924, 1926, dan 1933, luapan Sungai Citarum merendam rumah, jalan, dan rel kereta.

Banjir besar tahun 1961 bahkan menyebabkan lebih dari 200 ribu orang mengungsi.

Sementara itu, banjir pada tahun 2020 menjadi salah satu yang terparah dengan ketinggian air hingga 200 cm akibat curah hujan ekstrem dan buruknya sistem drainase.


Banjir yang terjadi pada tahun 2025 masih disebabkan oleh faktor yang sama, yakni curah hujan tinggi, buruknya sistem drainase, dan penyempitan sungai akibat penumpukan sampah.

Air setinggi 120 cm bercampur dengan limbah rumah tangga, memperburuk kondisi pemukiman yang terdampak.

Meskipun lebih rendah dari banjir sebelumnya, kejadian ini menegaskan bahwa Bekasi masih menghadapi permasalahan yang belum terselesaikan.


Perbandingan dengan bencana sebelumnya menunjukkan bahwa pola banjir di Bekasi tetap berulang.

Tanpa adanya langkah konkret dalam normalisasi sungai, perbaikan drainase, serta kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan, banjir akan terus menjadi ancaman tahunan bagi warga Bekasi. (Samil Ngirfan Al Makki) 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#2020 Terparah #Banjir #luapan sungai citarum #Ancaman yang Terus Berulang #banjir bekasi