Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tragedi Panggung Ambruk, Pengajian Gus Iqdam di Blora Tertunda Akibat Cuaca

Winda Atika Ira Puspita • Senin, 16 Desember 2024 | 22:01 WIB
Panggung Pengajian Gus Iqdam Sebelum Roboh.
Panggung Pengajian Gus Iqdam Sebelum Roboh.

RADAR JOGJA - Kegiatan Karangrejo Ngaji dan Sholawat yang menjadi bagian dari rangkaian acara sedekah bumi dan perayaan hari jadi ke-275 Kabupaten Blora, Jawa Tengah, diwarnai insiden tak terduga.

Pada Sabtu, 15 Desember 2024, panggung pengajian yang dijadwalkan untuk Gus Muhammad Iqdam Kholid atau Gus Iqdam tiba-tiba ambruk menjelang acara dimulai.

Kejadian ini berlangsung sekitar pukul 20.10 WIB di Dusun Karangrejo, Blora, tepat sebelum Gus Iqdam dijadwalkan tampil di hadapan ribuan jamaah.

Acara tersebut semestinya juga dihadiri oleh Bupati Blora, Arief Rohman. Namun, rencana yang telah dipersiapkan dengan matang harus dihentikan akibat kejadian yang mengejutkan itu.

Hujan dan Kelalaian Penyebab Utama

Sejak siang hari, wilayah Blora diguyur hujan gerimis yang berlanjut hingga malam.

Hujan ini menyebabkan air mengendap di atap panggung, yang terbuat dari plafon kain.

Sayangnya, genangan air tidak terlihat oleh panitia atau pengunjung. Saat grup hadrah sedang melantunkan sholawat di atas panggung, tiba-tiba atap panggung runtuh, membuat suasana panik dan mencekam.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan detik-detik ambruknya panggung, di mana para personel hadrah berlarian menyelamatkan diri.

Jamaah di lokasi pun terkejut dan berusaha mencari tempat aman.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Blora Agung Triyono mengonfirmasi, insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa atau cedera.

“Tadi sudah terinfo aman, non-korji (tidak ada korban jiwa).”

Pernyataan ini memberikan sedikit ketenangan bagi jamaah dan panitia yang sempat panik.

Kepala Desa Jati, berjanji akan menyelidiki penyebab ambruknya panggung.

“Kami akan memastikan bahwa kejadian seperti ini tidak terulang lagi di masa depan,” ujarnya.

Selain itu, Bupati Blora Arief Rohman menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat yang hadir.

“Kejadian ini tidak sesuai dengan rencana. Insya Allah, tahun depan kami akan jadwalkan kembali kedatangan Gus Iqdam untuk mengobati rasa rindu masyarakat,” ujarnya bersama Gus Iqdam di lokasi kejadian.

Panitia juga memutuskan untuk membatalkan pengajian demi keselamatan semua pihak.

Meskipun banyak jamaah telah hadir dan menantikan acara tersebut, keputusan ini diambil sebagai langkah antisipasi mengingat kondisi panggung yang tidak layak digunakan.

Gus Iqdam sendiri meminta para jamaah tetap tenang dan kondusif. Ia berjanji akan kembali mengisi pengajian di Blora setelah musim hujan usai.

Insiden ini menjadi pengingat bagi masyarakat tentang pentingnya memperhatikan cuaca dan kondisi infrastruktur saat menggelar acara publik.

Meskipun tidak ada korban jiwa, kejadian ini menyoroti perlunya pengawasan lebih ketat terhadap infrastruktur panggung dan langkah antisipasi bahaya cuaca.

Dengan perbaikan dan pengawasan yang lebih baik, panitia berharap kegiatan serupa di masa depan dapat berjalan lancar tanpa insiden, sehingga masyarakat dapat menikmati acara keagamaan dengan aman dan nyaman. (Latri Rastha Dhanastri)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#pengajian #blora #panggung ambruk #Pengajian Gus Iqdam #gus iqdam