Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Warga Kosambi Mengamuk, Puluhan Truk Pengangkut Tanah Dirusak dan Dibakar

Iwa Ikhwanudin • Jumat, 8 November 2024 | 22:14 WIB
Seorang warga meluapkan kemarahan.  (x.com)
Seorang warga meluapkan kemarahan. (x.com)

Tangerang, Banten – Amarah warga Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, meledak pada Kamis (7/10/2024) pagi sekitar pukul 10.00 WIB.

Ratusan warga menyerbu dan merusak puluhan truk pengangkut tanah di kawasan tersebut, bahkan satu unit truk turut dibakar. 

Amarah warga memuncak setelah seorang sopir truk melarikan diri usai menabrak Alika, seorang anak perempuan berusia 9 tahun yang merupakan warga setempat.

Sopir truk yang menabrak Alika dilaporkan melarikan diri, hal tersebt memicu kemarahan warga setempat.

Sejumlah truk bertuliskan “Cakra” pada sisi kanan dan kiri menjadi sasaran utama kemarahan warga. 

Insiden ini menjadi puncak ketegangan yang telah berlangsung cukup lama. Di mana masyarakat kerap melayangkan protes terhadap aktivitas truk yang dinilai mengganggu. 

Truk-truk tersebut kerap melintas di luar jam operasional yang disepakati, memicu kebisingan, polusi udara, serta menyebabkan jalan menjadi kotor akibat ceceran tanah dan lumpur dari roda truk.

Kemarahan warga bukan tanpa alasan, aksi ini adalah puncak dari keluhan yang selama ini diabaikan.

Sebelumnya, warga bersama organisasi mahasiswa, Ormas, dan LSM telah menggelar aksi protes pada 28 Oktober 2024 di depan Kantor Kecamatan Kosambi. 

Mereka mengeluhkan kebisingan, polusi udara dari asap dan debu, serta kondisi jalan yang kotor akibat ceceran tanah.

Mereka menuntut pembatasan aktivitas truk yang merusak lingkungan dan kenyamanan masyarakat setempat. 

Tagar #savetangerangutara mulai diramaikan di media sosial, menandakan keresahan warga atas kondisi yang mengancam kenyamanan serta keamanan wilayah mereka.

Aksi massa ini menjadi ungkapan kekecewaan atas ketidakpedulian terhadap keselamatan dan kenyamanan lingkungan mereka.

Warga berharap pihak terkait segera mengambil langkah tegas terhadap pengoperasian truk tanah yang meresahkan, demi keselamatan dan ketertiban di wilayah Kosambi dan sekitarnya.****

(Windu, Berbagai Sumber)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#tangerang #pengangkut #truk #kosambi #tanah