Dilansir dari Radar Banyuwangi, External Relations and Corporate Image Care KAI Commuter yaitu Leza Arhan mengatakan, bahwa coretan grafiti ditemukan pada kereta ke-8 dan ke-9 dari rangkaian KRL.
Baca Juga: Putus Sekolah di Kelas 1 SD Gegara Punya Adik Kembar, Perempuan di Magelang Ini Jadi Akseptor KB
“Kereta yang terdapat gambar/coretan/grafiti adalah kereta ke 8 dan 9 pada rangkaian tersebut,” ujar Leza.
Petugas KAI Commuter berupaya membersihkan coretan yang terdapat pada badan kereta api tersebut secara bertahap.
Baca Juga: Presiden RI Joko Widodo Resmikan Pembangunan Astra Biz Center-IKN
Meski demikian, KRL masih tetap beroperasi meskipun pada gerbong terkena vandalisme.
Leza menyampaikan bahwa pihaknya akan mengembangkan kasus tersebut dan menambah CCTV analytic guna memantau tindak criminal dan vandalisme yang terjadi di stasiun maupun di kereta.
Ia juga memberi sosialisasi kepada masyarakat sekitar rel mengenai dampak dan bahayanya vandalisme yang dapat merusak fasilitas umum.
Baca Juga: Seleksi Calon Guru Kompeten, UNY Gelar Tes Substantif PPG Prajabatan
Leza juga mengatakan bahwa pihak KAI Commuter akan melaporkan tindakan kriminal yang terjadi pada kawasan KRL, termasuk aksi vandalisme.
“Kami juga tidak segan akan melaporkan kepada pihak yang berwajib apabila pelaku tertangkap dan terbukti melakukan vandalism,” pungkasnya.
Aksi vandalism perlu menjadi perhatian bagi masyarakat maupun pemerintah, karena dapat merusak fasilitas umum yang digunakan oleh banyak orang.
Editor : Bahana.