Insiden terjadi pukul 06.38 WIB di SDN Kalibaru 01 Pagi, Cilincing, Jakarta Utara, pada 11 Desember 2025.
Mobil pengangkut Makan Bergizi Gratis (MBG) menerobos pagar sekolah dan menabrak siswa serta guru yang sedang berbaris di lapangan untuk kegiatan membaca bersama atau literasi.
Kepala SPPG Jakarta Utara, Sahrul Gunawan Siregar, menjelaskan bahwa pengemudi kendaraan saat kejadian bukanlah sopir tetap yang biasa mengantar makan bergizi gratis (MBG) sehari-hari.
Sopir kendaraan bukan sopir sebenarnya tapi sopir pengganti, SPPG tersebut di bawah Yayasan Darul Esti," ujar Sahrul melalui keterangan diterima, Kamis (11/12/2025).
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengunjungi siswa dan guru yang menjadi korban kecelakaan tabrak mobil pengangkut menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Cilincing, Jakarta Utara.
Rano memastikan tidak ada korban meninggal dalam kejadian tersebut. Rano menyebutkan bahwa seorang guru mengalami patah kaki, sementara lima korban lainnya menerima perawatan khusus.
"Dari 21 anak-anak yang mengalami kecelakaan, di sini tinggal lima orang, yang lain sudah boleh pulang, karena memang sebagian masuk di Cilincing, tidak di sini (RSUD Koja). Nah, di sini ada lima, yaitu yang satu guru, kakinya patah," ujarnya.
Guru yang patah kakinya, kata Rano, berada dalam kondisi stabil. Dokter akan melakukan operasi terhadap korban.
Selain itu, ada satu siswa yang masuk ke kamar rawat intensif. Kondisi anak tersebut membutuhkan perawatan khusus.
Sony Sonjaya, Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, langsung turun ke sekolah dan rumah sakit setelah kecelakaan terjadi.
Dia memastikan proses penanganan korban dilakukan secepat mungkin, termasuk berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan para siswa dan guru yang terluka mendapatkan perawatan medis yang memadai.
"Semua biaya pengobatan para korban dibayar oleh kami (BGN), dan mereka semuanya dirawat di Klas 1 (RSUD)," kata Sony.
Dia menegaskan bahwa semua biaya pengobatan korban akan dibayar oleh BGN sebagai bentuk tanggung jawab.
Penulis: Ocha
Editor : Bahana.