SLEMAN - PSS Sleman siap mendapat suntikan energi besar dari tribun ketika menjamu Persiku Kudus pada pekan kesebelas Pegadaian Championship 2025/2026, nanti malam (17/11) mulai pukul 19.00 di Maguwoharjo International Stadium (MagIS).
Laga kandang ini mendapatkan kuota penonton hingga 14.000 orang. Jumlah yang diyakini akan menambah atmosfir pertandingan sekaligus menjadi keuntungan besar bagi Super Elja.
Meski beberapa pemain reguler absen dan tidak bisa memperkuat tim karena akumulasi, Pelatih PSS Sleman Ansyari Lubis menegaskan, kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk tampil di bawah standar. Ia menekankan seluruh pemain yang masuk dalam daftar susunan pemain memegang tanggung jawab yang sama untuk memberikan kontribusi maksimal.
"Siapa pun pemain yang diturunkan pertandingan di kandang ini telah memiliki modal positif, yakni berupa dukungan suporter yang luar biasa," ujar Ansyari Minggu (16/11).
Menurut pelatih kelahiran Tebing Tinggi, Sumatera Utara itu, kehadiran 14.000 suporter akan memberikan dorongan psikologis yang sangat berarti bagi para pemainnya dalam menghadapi Persiku. Atmosfir penuh dukungan disebut menjadi modal non-teknis yang harus bisa direspons dengan performa terbaik di atas lapangan.
"Spirit ini yang harus pemain juga tampilkan pada pertandingan melawan Persiku," tambah mantan pelatih PSMS Medan ini.
Lebih lanjut Ansyari juga menilai kepercayaan serta dukungan kuat dari suporter adalah energi yang tak ternilai bagi timnya. Oleh karena itu, ia menginstruksikan para pemain untuk bertarung habis-habisan demi mengamankan kemenangan. Terlebih setelah pada laga kandang sebelumnya PSS hanya mampu bermain imbang melawan Persipura Jayapura.
"Dukungan yang luar biasa ini menjadi motivasi pemain serta seluruh tim menjadi lebih bersemangat dalam menjalani pertandingan," bebernya.
Pelatih yang akrab disapa Uwak itu berharap laga kontra Persiku menjadi momentum kebangkitan Super Elja di hadapan publik sendiri. Selain untuk menjaga persaingan di papan atas, kemenangan di Maguwoharjo juga dianggap penting untuk menjawab kepercayaan ribuan Sleman Fans yang hadir langsung ke stadion.
"Tim pelatih menginstruksikan para pemain memberikan yang terbaik, sehingga dukungan dari suporter tidak menjadi sia-sia," tandas Ansyari. (iza/laz)