Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dinas PerindagkopUKM Kota Jogja Sukses Gelar Sunmor Tirtodipuran Street Festival, Jadi Role Model Kolaborasi Sejahterakan UMKM

Adib Lazwar Irkhami • Senin, 27 Oktober 2025 | 02:29 WIB
SEREMONI: Pembukaan Sunday Morning ditandai pemukulan kentongan oleh Wawali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan (tengah) didampingi Kabid UKM Dinas PerindKopUKM Kota Yogyakarta.
SEREMONI: Pembukaan Sunday Morning ditandai pemukulan kentongan oleh Wawali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan (tengah) didampingi Kabid UKM Dinas PerindKopUKM Kota Yogyakarta.

JOGJA - Program Sunday Morning (Sunmor) yang diinisiasi Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM Kota Yogyakarta kembali sukses digelar. Kali ini dilaksanakan di Jalan Tirtodipuran, Mantrijeron, Minggu (26/10) pagi.


Kegiatan ini merupakan lanjutan dari Tirtodipuran Street Festival yang dilaksanakan hari sebelumnya. Meskipun sunmor terlaksana di tengah cuaca hujan, kondisi itu tidak menyurutkan minat masyarakat untuk datang melarisi produk-produk UMKM selama kegiatan berlangsung.


Wakil Wali Kota Jogja Wawan Harmawan mengatakan, Tirtodipuran Street Festival yang kemudian dilanjutkan Sunmor merupakan salah satu upaya dari pemkot untuk memajukan sektor UMKM dan pelestarian budaya. Sekaligus bentuk kolaborasi antara Pemkot Jogja dan Pemprov DIY.


"Kegiatan ini merupakan rangkaian dari upaya promosi budaya dan ekonomi kerakyatan,” ujar Wawan seusai membuka kegiatan Sunmor.


Dia berharap, lewat Tirtodipuran Street Festival dan Sunmor nantinya juga bisa menjadi role model atau contoh program kolaborasi antara organisasi perangkat daerah (OPD). Terkhusus, dalam memberi ruang bagi masyarakat memajukan ekonomi atau melestarikan budayanya.


Wawan yang berlatar belakang pengusaha ini yakin, Tirtodipuran Street Festival dan Sunmor nantinya semakin mengenalkan potensi di wilayah Mantrijeron. Sehingga ke depan dapat menjadi daya tarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Baca Juga: Kejar Target Penurunan Stunting, Hasto Wardoyo Ingatkan Pasangan Menikah Fokus Prakonsepsi dibanding Prewedding
"Kegiatan ini bisa sebagai role model untuk kemantren lain. Sebab pelaku UMKM bisa benar-benar bisa menjual produknya di tempat yang layak dan pengunjung juga senang,” bebernya.


Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM Kota Yogyakarta Tri Karyadi Riyanto Raharjo menyampaikan, ada 24 pelaku UMKM yang digandeng dalam Sunmor Tirtodipuran Street Festival. Mereka merupakan para pelaku usaha yang ada di Kemantren Mantrijeron.


Totok, sapaannya, mengungkapkan dalam setiap sunmor pihaknya memang memprioritaskan para pelaku usaha di wilayah sekitar kegiatan. Sehingga, para pelaku UMKM pun bisa menampilkan karakteristiknya masing-masing.

Baca Juga: Musim Hujan, Minat Wisatawan Kunjungi Pantai Gunungkidul Masih Ramai, Tingkatkan Kesiapsiagaan
Selain lewat sunmor, Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM Kota Yogyakarta diketahui juga telah mempersiapkan program lain untuk mensejahterakan UMKM. Misalnya lewat Bazar UMKM di tiap kemantren dan Segoro Amarto Run yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.


"Kami memiliki tanggung jawab untuk memastikan UMKM dapat menjual produk mereka di tempat yang layak,” tandas Totok. (inu/laz)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#pelaku usaha #Sunmor #Pemprov DIY #koperasi #Kota Yogyakarta #UMKM #Sunday Morning #Tirtodipuran Street Festival #Wawan Harmawan #Segoro Amarto Run