RADAR JOGJA – Junta Myanmar, Jenderal Min Aung Hlaing mengunjungi Mandalay saat upaya penyelamatan semakin intensif di Kuil Pagoda Mahamuni.
Tim penyelamat Myanmar terlibat dalam pencarian lebih dari 100 biksu yang terjebak di bawah reruntuhan bangunan yang runtuh di dalam Pagoda Mahamuni di Mandalay, setelah gempa bumi dahsyat.
The Irrawaddy News melaporkan pada 29 Maret 2025, bahwa situasinya masih kritis.
Pada tanggal 28 Maret, lebih dari 270 biksu berkumpul di dalam kompleks kuil, melakukan ujian Pali, ketika gempa bumi dahsyat melanda.
Runtuhnya bangunan secara tragis telah merenggut nyawa 80 biksu, dengan lebih dari 100 biksu lainnya dikhawatirkan masih terkubur di bawah reruntuhan.
Gempa bumi telah memaksa para biksu dari Pagoda Mahamuni untuk tidur di halaman terbuka, karena tempat tinggal mereka tidak dapat dihuni.
Pagoda Mahamuni, sebuah situs yang memiliki makna religius yang mendalam dan merupakan tujuan populer bagi para turis, termasuk mereka yang berasal dari Thailand, mengalami kerusakan struktural yang parah, dengan banyak bangunan yang hancur.
Saat ini, belum ada laporan mengenai kondisi patung Buddha Mahamuni yang dihormati, yang dikenal sebagai “soft gold” Buddha.
Jenderal Min Aung Hlaing, Ketua Dewan Administrasi Negara (SAC), melakukan perjalanan dari Naypyidaw ke Mandalay untuk mengadakan pertemuan dengan para pejabat pemerintah setempat.
Fokus dari diskusi ini adalah untuk mengkoordinasikan dan mempercepat upaya bantuan bagi penduduk yang terkena dampak gempa.
Operasi penyelamatan yang sedang berlangsung sedang dilakukan di bawah tekanan yang sangat besar, dengan kekhawatiran yang semakin meningkat terhadap para biksu yang terperangkap seiring berjalannya waktu.
Editor : Bahana.