Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tragedi Bocah 6 Tahun Tewas Tersangkut Saluran Pembuangan Air Kolam Renang di Garut, Jawa Barat

Iwa Ikhwanudin • Selasa, 25 Februari 2025 | 22:52 WIB
Anak berusia 6 tahun telah meninggal dunia akibat tangannya tersangkut saluran air kolam renang. (Instagram/@allartis)
Anak berusia 6 tahun telah meninggal dunia akibat tangannya tersangkut saluran air kolam renang. (Instagram/@allartis)

RADAR JOGJA - Pada 24 Februari 2025, seorang bocah berusia enam tahun asal Garut, yang dikenal dengan inisial BG, mengalami kecelakaan tragis di kolam renang Hotel ANB, Kecamatan Pameungpeuk, Garut.

Saat bermain di kolam renang, tangan korban tersangkut di saluran pembuangan air, menyebabkan ia tenggelam dan meninggal dunia.

Diketahui bahwa sang anak telah melakukan permainan di prosotan dan meluncur sedalam satu meter.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB saat kolam renang sedang ramai dikunjungi.

Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa setelah upaya penyelamatan darurat oleh banyak pengunjung yang ramai-ramai menguras air kolam renang.

Setelah air kolam renang surut, lobang drainase tersebut telah dibor untuk memecah lantai kolam.

Petugas kepolisian dari Polres Garut telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa empat orang saksi terkait insiden ini.

Sebelumnya pihak keluarga juga menhubungi damkar setempat, namun nyawa sang anak tetap tidak tertolong akibat dari air yang membuatnya sulit bernafas.

Kejadian ini menyoroti pentingnya pengawasan dan pemeliharaan fasilitas umum, khususnya kolam renang, untuk memastikan keselamatan pengunjung, terutama anak-anak.

Saluran pembuangan air yang tidak tertutup rapat atau tidak memiliki penutup yang aman dapat menjadi bahaya tersembunyi bagi pengunjung.

Upaya Pencegahan

Untuk mencegah kejadian serupa, pengelola fasilitas umum seperti kolam renang diharapkan memastikan semua saluran pembuangan air tertutup rapat dan aman.

Melakukan pemeriksaan rutin terhadap kondisi fasilitas untuk mendeteksi potensi bahaya.

Memberikan pengawasan yang memadai terhadap pengunjung, terutama anak-anak.

Menempatkan tanda peringatan atau instruksi keselamatan yang jelas di area rawan.

Kejadian tragis ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya keselamatan dan perhatian terhadap infrastruktur publik demi melindungi nyawa anak-anak dan masyarakat umum.

(Adinda Fatimatuzzahra)

 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#bocah tenggelam #Tenggelam #kolam renang #jawa barat #garut