Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Viral! Keributan di Kantor Rekrutmen Jaksel: Pelamar Kerja Tuntut Pengembalian Uang, Warganet Soroti Potensi Penipuan

Meitika Candra Lantiva • Kamis, 3 Oktober 2024 | 19:03 WIB
Keributan yang terjadi di kantor rekrutmen Jakarta Selatan.
Keributan yang terjadi di kantor rekrutmen Jakarta Selatan.

RADAR JOGJA - Sebuah video menampilkan keributan di sebuah kantor rekrutmen di Jalan Ciledug Raya, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan menjadi viral di media sosial, salah satunya diunggah oleh @bacottetangga di X pada 2 Oktober 2024.

Video tersebut menunjukkan sejumlah pelamar kerja terlibat adu argumen dengan pihak perusahaan.

Keributan ini bermula ketika pelamar kerja mencurigai adanya penipuan dan mengkonfrontasi perekrut. Polisi segera datang setelah mengetahui insiden tersebut.

“VIRAL KERIBUTAN DI KANTOR REKRUTMEN DI JAKSEL, DIPICU PELAMAR DIMINTAI UANG
Keributan antara pencari kerja dengan kantor rekrutmen pekerja di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan (Jaksel) kembali terjadi. Keributan itu dipicu pelamar kerja yang dimintai sejumlah uang oleh kantor perekrut pekerja itu,” tulis @bacottetangga pada postingannya.

Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Lama, AKP Ivo Amelia, mengungkapkan bahwa kejadian ini terjadi pada Selasa, 1 Oktober 2024, sekitar pukul 10.00 WIB.

Menurutnya, konflik dipicu oleh tiga pelamar yang dimintai uang oleh perusahaan dan menuntut pengembalian uang administrasi yang telah mereka bayar.

Ketiga pelamar tersebut sebelumnya sudah menyerahkan berkas, mengikuti tes psikotes, serta tes kesehatan.

Namun, mereka merasa tidak puas karena dimintai uang administrasi dalam prosesnya. Setelah dilakukan mediasi oleh pihak kepolisian, perusahaan akhirnya mengembalikan uang masing-masing sebesar Rp 200.000, Rp 300.000, dan Rp 450.000 kepada pelamar.

Video tersebut menarik perhatian warganet, yang banyak memperingatkan akan adanya potensi penipuan berkedok rekrutmen perusahaan.

“Nah bener ini harus digrebek rame rame mereka terlalu memanfaatkan kepolosan pelamar kerja jadi bisa terus beraksi,” tulis @fairynland pada kolom komentar postingan @bacottetangga di X.

“Hampir tiap kota sebenernya ada sih modus kaya gitu, nitip lamaran aja harus bayar, jangankan ditempat penyaluran kerja, di satpam aja masih banyak kalo gak salam tempel lamaran cuma dibuang ditong sampah,” tambah @helovesxha.

Sebagian warganet juga menyayangkan bahwa kasus ini hanya diselesaikan melalui mediasi tanpa adanya investigasi lebih lanjut. (Dimas Dwi Prihatmoko)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#potensi #tuntut #jaksel #keributan #Soroti #pengembalian #Viral #Penipuan #pelamar kerja #warganet #uang #Rekrutmen