SLEMAN - Tiga ormas besar Islam di DIY yakni Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM), Pimpinan Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) DIY melakukan audiensi dengan Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan di Mapolda DIY, kemarin (27/9). Audiensi ini untuk menyampaikan aspirasi keprihatinan atas maraknya gerai minuman keras (miras).
Dalam audiensi atau silaturahmi ini juga dihadiri oleh seluruh jajaran para kapolres di DIY. Audiensi dilakukan secara tertutup, kurang lebih satu jam.
Ketua PWM DIY Muhammad Ihwan Ahada mengatakan, acara ini juga menghasilkan pembagian tugas antara ormas dan kepolisian sebagai penegak hukum di lapangan. Menurutnya, gejala pertumbuhan berbagai macam outlet miras legal maupun ikegal harus disikapi.
"Perda terkait itu agar betul-betul ditegakkan. Kalau memang diizinkan, tentu aturan mainnya tidak boleh dilanggar," ujarnya saat dikonfirmasi.
Menurutnya, upaya ini untuk melindungi anak bangsa dari ancaman baik bersifat fisik, psikologis maupun spiritual. Hal itu bisa terwujud dengan kolaborasi seluruh pihak.
Sekretaris PWM DIY Arif Jamalu Muis mengatakan, tanggapan Kapolda cukup memuaskan. Menurutnya, jajaran Polda telah membentuk tim untuk menindak lanjuti aspirasi yang disampaikan perwakilan ormas ini.
"Kerja sama ormas keagamaan dengan Polda DIY akan berlanjut untuk menciptakan suasana yang kondusif sebagai kota pelajar dan budaya," ujarnya.
Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan menambahkan, pihak kepolisian selalu melakukan pendalaman dan sosialisasi dalam acara Jumat Curhat. Menurutnya, persoalan itu harus dikaji dengan teliti.
"Kami senang dan kami respons segera. Setelah ini kami akan melakukan rapat terbatas dengan pihak internal kami sendiri untuk menentukan langkah terdekat," ujarnya.
Menurutnya, penjual miras yang tidak memiliki izin sudah banyak yang dilakukan penindakan. Demi kemalahatan masyarakat, pihaknya akan menentukan langkah agar tercipta suasana yang kondusif. "Polda mengambil langkah yang sangat serius atas persoalan ini," tegasnya. (oso/laz)
Editor : Sevtia Eka Novarita