RADAR JOGJA - Akhir-akhir ini, tusuk gigi goreng yang terbuat dari pati viral di Korea Selatan.
Tusuk gigi yang terbuat dari pati tersebut merupakan salah satu bentuk karbohidrat yang jumlahnya cukup banyak dalam suatu bahan pangan.
Pati diperoleh dengan cara ekstraksi dalam air, diikuti dengan proses penyaringan, pengendapan, pencucian, dan pengeringan.
Melansir dari Era.id, Kementerian Pangan Korea Selatan mengimbau masyarakat untuk tidak makan tusuk gigi goreng yang terbuat dari pati dengan bentuk menyerupai kentang goreng keriting, setelah praktik tersebut viral di media sosial.
Video yang menunjukkan orang-orang memakan tusuk gigi tepung kanji yang digoreng dengan bumbu seperti keju bubuk telah disukai dan dibagikan ribuan kali di TikTok dan Instagram.
“Keamanannya sebagai makanan belum diverifikasi,” kata Kementerian Keamanan Pangan dan Obat-obatan dalam sebuah postingan pada Rabu (24/1/2024) di platform media sosial X.
"Tolong jangan makan," imbuhnya.
Hidangan ini menjadi viral menyusul tren media sosial, yang membuat otoritas keamanan makanan dan obat-obatan Korea Selatan mengeluarkan peringatan mengenai konsumsinya.
Pewarna makanan digunakan untuk memberi warna hijau pada tusuk gigi, terbuat dari ubi jalar atau tepung jagung, yang dianggap ramah lingkungan dan dapat terurai secara hayati.
Tusuk gigi tersebut sering digunakan di restoran-restoran Korea Selatan.
Sering digunakan di restoran-restoran di Korea Selatan, tusuk gigi tersebut juga kerap digunakan untuk mengambil makanan kecil.
Baca Juga: Ada yang Enam Tahun Baru Ketemu Keluarganya
Editor : Meitika Candra Lantiva