Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Media Surat Kabar The New York Times Menggugat OpenAI Dan Microsoft. Mengapa?

Meitika Candra Lantiva • Sabtu, 30 Desember 2023 | 00:15 WIB
Media The New York Times Gugat Microsoft dan OpenAI. (sediksi.com)
Media The New York Times Gugat Microsoft dan OpenAI. (sediksi.com)




RADAR JOGJA – The New York Times, adalah koran harian yang diterbitkan oleh New York.

Baru-baru ini, diketahui The New York Times mengajukan gugatan terhadap OpenAI dan Microsoft.


Gugatan tersebut diajukan dua hari lalu, Rabu (27/12/23) waktu setempat, di pengadilan federal, Manhattan, New York.


Sebelumnya, The New York Times telah melakukan negosiasi dengan perusahaan OpenAI dan Microsoft pada bulan April, namun tidak berhasil.


The New York Times terancam dengan adanya kecerdasan buatan hasil dari OpenAI dan Microsoft, yaitu Chatbot populer bernama ChatGPT.


Gugatan tersebut dilakukan untuk menghentikan praktik penggunaan artikel dari The New York Times dalam melatih Chatbot.


The New York Times menyatakan, jika ChatGPT tersebut mencuri karya berharga dari para jurnalis di New York Times.


Bahkan dalam beberapa kasus, diketahui ChatGPT telah mereplika materi artikel dari New York Times untuk orang-orang yang menggunakan ChatGPT.

ChatGPT memang biasa digunakan oleh orang-orang untuk membantu dalam pembuatan artikel.


Kemajuan cepat dari AI salah satunya melalui ChatGPT ini, telah menguncang sektor industry penerbitan seperti The New York Times.


Meskipun The New York Times juga telah berhasil menciptakan ruang digital, tetapi mereka masih kalah cepat dengan teknologi AI tersebut.


Dalam surat kabar khususnya online, aliran lalu lintas pada web merupakan elemen kunci dalam menghasilkan pendapatan melalui iklan dan berperan dalam merangsang langganan untuk situs daring dalam suatu surat kabar.


Output dari ChatGPT itulah yang mengalihkan lalu lintas web milik The New York Times dari website dan pemilik hak ciptanya.


Hal itu dapat mengakibatkan berkurangnya pengunjung di surat kabar online The New York Times untuk mendapatkan informasi dari sumber aslinya.


Atas gugatan tersebut, dari pihak OpenAI sendiri menyatakan bahwa perusahaan menghormati hak-hak para pembuat konten, dan berkomitmen untuk bekerjasama dengan mereka untuk membantu meraih manfaat dari teknologi juga membantu dalam menciptakan model pendapatan baru.


Sedangkan pihak Microsfot sendiri tidak memberikan tanggapan apapun terhadap gugatan yang dilakukan The New York Times.


Terdapat satu kesalahan yang telah dilakukan ChatGPT yang juga menjadi alasan The New York Times mengajukan gugatannya.


Menurut The New York Times, GPT-4 OpenAI telah keliru dalam menghubungkan rekomendasi produk dengan Wirecutter, yang merupakan situs ulasan produk milik surat kabar New York Times.

Kekeliruan tersebut dapar merugikan reputasi The New York Times.


Dalam laporan gugatan tersebut, juga tercatat penggunaan GPT-4 OpenAI yang memuat sejumlah besar artikel berita dari The New York Times, yang salah satunya yaitu penyelidikan industri taksi Kota New York yang memenangkan hadiah Pulitzer dan menghabiskan waktu 18 bulan untuk menyelesaikannya. (Anistigfar/Radar Jogja)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#media #gugat #microsoft #The New York Times mengajukan gugatan terhadap OpenAI dan Microsoft #koran harian #The New York Times #openai