RADAR JOGJA - Baru-baru ini, dunia media sosial dihebohkan dengan tersebarnya materi senam dalam bentuk file PDF yang diduga berasal dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT).
File tersebut dengan cepat menjadi viral dan memperoleh perhatian luas, khususnya dari kalangan siswa dan warga silat PSHT.
Tak lama setelah tersebarnya file PDF, seorang individu yang diduga merupakan anggota PSHT memberikan tanggapan bijak terkait materi senam tersebut.
Melalui akun TikTok @b1ma_anf pada Kamis, 21 Desember 2023, individu tersebut menenangkan para pengikut perguruan silat dengan berkomentar, "Lagi rame soal materi PSHT dengan file PDF tersebar di sosial media, tenang mas e."
Lebih lanjut, individu ini menantang siapa pun yang mengklaim bisa memahami materi PSHT tanpa pernah berlatih.
Dengan nada percaya diri, dia menyatakan bahwa meskipun telah berlatih selama bertahun-tahun, dirinya pun tidak dapat mengingat semua materi PSHT.
Menurutnya, pemahaman terhadap materi tersebut tidak mungkin tercapai tanpa melalui proses latihan yang intensif.
"Buat saudara-saudaraku yang tenang saja, materi PSHT akan tetap terjaga kesakralannya, tanpa latihan tidak mungkin bisa," tegasnya.
Respons dari warga net pun tidak tergolong sepi.
Banyak komentar yang muncul di media sosial, dengan sebagian netizen menunjukkan pemahaman yang mendalam terhadap kompleksitas antara teori dan praktek.
"Teori lebih mudah dipelajari namun praktek lebih susah untuk dilakukan," tulis salah satu netizen.
Namun, tidak sedikit juga yang mengutarakan kekhawatiran terkait penyebaran materi tersebut.
Ada komentar yang menyatakan kekhawatiran bahwa materi tersebut bisa disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
"Ya bukan apa mas, tapi takutnya ya disalahgunakan aja mas mengatasnamakan itu," ungkap seorang netizen.
Diketahui, penyebaran file materi senam PSHT dilakukan melalui aplikasi WhatsApp dan dikirim oleh oknum tidak dikenal.
File tersebut berisi tentang gerakan senam dan jurus-jurus khas PSHT, menambah kompleksitas pada kontroversi ini.
Editor : Bahana.