Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bupati Kebumen Bersihkan Trotoar, Pemkab Target Raih Penghargaan Adipura

Muhammad Hafied • Selasa, 28 November 2023 | 11:28 WIB
KINCLONG: Bupati Kebumen Arif Sugiyanto bersama warga membersihkan trotoar di ruas Jalan Soekarno-Hatta. (PROKOPIM KEBUMEN UNTUK RADAR KEBUMEN)
KINCLONG: Bupati Kebumen Arif Sugiyanto bersama warga membersihkan trotoar di ruas Jalan Soekarno-Hatta. (PROKOPIM KEBUMEN UNTUK RADAR KEBUMEN)
 

KEBUMEN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen sedang mengincar penghargaan adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Berbagai upaya kini terus dilakukan agar demi memperoleh penghargaan bergengsi tersebut.

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengatakan, akselerasi pembangunan khususnya di wilayah perkotaan masuk dalam skala prioritas pemerintah daerah. Langkah tersebut diharapkan menjadi modal penilaian adipura.

"Bismillah, kita kerja keras, kalau dapat Adipura, ya, alhamdulillah," katanya, Senin (27/11).

Baca Juga: MAN 2 Kebumen Juara Nasional Lomba Inovasi Lingkungan, Usung Proses Fotosintesis yang Dibutuhkan Kehidupan

Arif menerangkan, adipura sendiri merupakan penghargaan bagi kota di Indonesia yang berhasil menangani kebersihan dan pengelolaan lingkungan perkotaan.

Penghargaan ini bertujuan untuk mendorong komitmen para pemangku kebijakan serta pertisipatif masyarakat dalam membangun kerangka tata kelola wilayah perkotaan.

Belum lama ini, kata Arif, Pemkab juga  telah mengeluarkan surat edaran. Intinya agar para pegawai di lingkungan Pemkab Kebumen memperhatikan unsur kebersihan dan kesan estetik di setiap bangunan.

Baca Juga: Masih Antre, KPU Kebumen Tunggu Pengiriman Surat Suara

"Tidak hanya bersih, tapi juga kita menambah unsur penghijauan, bisa berupa tanaman hias di instansi dan lembaga pemerintahan," terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kelautan dan Perikanan (DLHKP) Kebumen Asep Nurdiana menambahkan, secara teknis penilaian adipura, pemerintah daerah perlu aktif menyajikan laporan program lingkungan hidup berbasis sistem.

Baca Juga: MPBI Tuntut Upah Minimun Kabupaten/Kota di DIY Sampai Rp 4 Juta, Desak Gubernur Temukan Formula yang Baru

Adapun beberapa tempat yang menjadi fokus penilaian meliputi, tata ruang kota, bangunan pemerintah, tempat pendidikan, fasilitas publik hingga ruang terbuka hijau.

"Bukan hanya soal kebersihan, dan penghijauan, tapi bagaimana konsep pengelolaan sampahnya, kemudian kehidupan masyarakatnya," jelasnya. (fid)

 
Editor : Amin Surachmad
#kebumen #adipura