Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pilu, Begini Isi Surat Wasiat Mahasiswi Kedokteran Unair yang Tewas di Dalam Mobil: Hidup Segan Mati Tak Mau…

Bahana. • Senin, 6 November 2023 | 18:48 WIB
Photo
Photo

RADAR JOGJA – Seorang mahasiswi berinisial CA (21) jurusan kedokteran hewan di Unair ditemukan tewas di dalam mobil yang diparkir di Apartemen Royal Bisnis, Tambak Oso, Sidoarjo.

Mahasiswi tersebut diduga melakukan bunuh diri setelah ditemukan tabung helium dan dua surat wasiat di dalam mobil.

Hal itu diungkapkan Kanit Reskrim Polsek Waru AKP Ahmad Yani.

"Korban meninggalkan dua lembar surat wasiat berbahasa Inggris. Yang ditujukan kepada pihak keluarga korban," ujar Yani Minggu (5/11).

Surat wasiat itu menjadi dugaan kuat adanya tindakan bunuh diri yang dilakukan oleh korban.

Namun, hingga kini pihak kepolisian masih belum berani untuk memberikan kesimpulan resmi sebelum hasil autopsi keluar.

Berikut isi dari dua wasiat yang ditulis oleh korban setelah diterjemahkan ke bahasa Indonesia:

Surat Pertama

Dear Mama

Terima kasih selama ini telah melindungiku. Tetapi sekarang perlindunganmu terasa sia-sia. Aku tak pernah membuat keputusanku sendiri dalam hidup ini. Sekarang inilah bagaimana aku menunjukkan kebebasanku.

Aku memilih apa yang aku pilih dalam hidup ini. Aku tak melihat masa depan untukku. Aku tahu bagaimana kau mencintaiku. Ini bukan salahmu. Aku tidak menyalahkanmu. Maaf aku tak bisa mencintaimu kembali. Maaf aku tak dapat melindungimu.

Baca Juga: Kemendikbudristek Ajak Masyarakat Mengenal Situs Sangiran lewat Rangkaian SangiRun 2023

Dear saudara laki-laki dan perempuanku

Aku berharap kalian tak berakhir seperti aku. Kalian mungkin melihat aku sebagai anak yang cerdas. Aku nggak secerdas itu. Aku adalah seorang yang bodoh yang tak pernah melihat dunia sebenarnya.

Aku telah buta selama ini dan telah memberi kalian semua harapan palsu. Dunia ini kejam. Ingat itu. Aku mencintai kalian. Tapi aku tak bisa melakukannya lagi sejak aku berhenti berharap. Sudah terlambat sekarang.

Jika seluruh dunia mempertanyakan, aku tak melihat ada harapan. Aku ingin bertahan di sana

Surat kedua

Dear paman

Terima kasih telah membukakan mataku untuk melihat dunia yang kejam ini. Tetapi bocah bodoh dan rapuh yang kamu cintai ini tak bisa berkawan dengan kenyataan. Aku memilih kabur. Maaf aku pengecut. Aku tak cerdas aku tak bijaksana. Kamu melihatku salah. Aku melihat tak ada masa depan dan juga kesuksesan.

Baca Juga: Mahasiswi Kedokteran Unair Tewas di Dalam Mobil, Diduga Bunuh Diri dengan Gas Helium dan Tinggalkan Surat Wasi

Dear sahabat

Kalian begitu kuat dan berani. Aku berharap bisa seperti kalian. Tapi kalian tahu, aku lemah. Tak punya motivasi. Aku berharap kalian bahagia selamanya. Aku tahu kalian bisa. Maafkan aku. Aku sayang kalian.

Bila setiap orang pernah menjumpaiku. Bila aku salah, bunuh saja aku. Untuk dunia. ya, kamu telah menumbuhkan kegagalan, generasi lemah.

Hidup segan mati tak mau? Aku memilih untuk mati. (Erlika Yusfiarista)

Editor : Bahana.
#mahasiswa unair #bunuh diri #kedokteran