KEBUMEN - Tanjakan di atas Pantai Logending menelan lima korban jiwa. Tanjakan curam tersebut menjadi saksi bisu lima warga Desa Argosari, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, meregang nyawa akibat kecelakaan maut.
Para korban dilaporkan meninggal usai terlibat kecelakaan tunggal ketika diangkut sebuah truk terbuka. Peristiwa nahas ini terjadi di sebuah tanjakan, tepatnya ruas Jalan Ayah-Kalipoh, Rabu (30/8). Truk sarat penumpang berpelat nomor AA 1604 HM itu terperosok ke dasar jurang.
Pengamatan di lokasi, tanjakan maut tersebut memiliki tingkat kemiringan hampir 45 derajat. Belum lagi kondisi lapangan diperparah karena jalan terbilang cukup sempit. Dengan lebar hanya sekitar 3 meter. Sehingga jika dimensi kendaraan cukup lebar tidak memungkinkan ketika melintasi jalur tersebut.
Di sekitar lokasi juga terlihat tidak dilengkapi fasilitas penerangan jalan maupun semacam reflektor rambu menyala. Kendati demikian, masyarakat tetap memilih jalur tersebut karena dinilai lebih efisien waktu.
"Memang kalau papasan itu sulit. Kendaraan harus ada yang ngalah. Tapi mau bagaimana lagi, lewat jalan satunya harus muter," kata warga setempat, Sarto Nasirudin.
Kepala Desa Argosari Jaisman Agus Wahyudi menyebut, insiden kecelakaan di sekitar lokasi bukan hanya kali ini saja. Melainkan sempat terjadi dalam beberapa tahun belakangan. Artinya, tanjakan tersebut memang rawan kecelakaan.
"Sudah sering disitu. Sudah tiga kali kalau tidak salah makan korban. Agak lama lima tahunan kemarin," ungkapnya.
Agus mengungkapkan, ruas jalan tersebut merupakan akses alternatif, menghubungkan antar beberapa desa di Kecamatan Ayah. Mulai dari Desa Ayah, Kalipoh hingga Demangsari.
"Ke depan saya mau minta Pemkab atau intansi terkait buat dibenahi sarana dan prasarananya," lanjutnya.
Hasil penyelidikan sementara, kecelakaan tersebut diduga akibat sang sopir tak kuasa mengendalikan laju kendaraan. Selain menimbulkan lima korban jiwa, terdapat juga 19 korban luka. Masing-masing korban kini masih menjalani perawatan medis di pelayanan kesehatan. (fid)
Editor : Amin Surachmad