Penyebab Kebakaran Hutan Yang Tewaskan 93 Orang Diduga karena Rusaknya Peralatan Milik Hawaiian Electric
Heru Pratomo• Selasa, 15 Agustus 2023 | 04:26 WIB
Kondisi kerusakan akinat kebakaran hutan di Hawaii Amerika Serikat
RADAR JOGJA - Penyebab kebakaran hutan Maui di Hawaii Amerika Serikat terus dilacak. Data terakhir, sedikitnya, 93 orang dinyatakan meninggal karena kebakaran hutan Maui yang dimulai sejak Selasa malam. Pengacara yang menyelidiki kebakaran hutan Maui mengklaim bahwa penyebab kobaran api yakni rusaknya peralatan milik Hawaiian Electric.
Dikutip oleh JawaPos.com dari New York Post, Mikal Watts yang termasuk diantara penyelidik kebakaran hutan menyatakan, "Semua bukti - video, akun saksi, perkembangan luka bakar, dan peralatan utitas yang tersisa menunjukkan bahwa peralatan Hawaiian Electric menjadi sumber penyalaan api yang menghancurkan Lahaina".
Pernyataan tersebut didukung juga oleh perusahaan Singleton Schreiber dan Frants Law Group yang mana mereka telah mencapai kesimpulan yang sama dalam penyelidikannya.
Sedangkan Hawaiian Electric yang melayani 95 persen penduduk dari negara bagian tersebut menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa, pihaknya belum menentukan penyebab kebakaran karena sebagian sebagian besar wilayah itu ditutup.
Para pejabat di sana belum mengatakan tentang apa yang menyebabkan kebakaran tersebut. Menurut Gubernur Josh Green, penyelidikan bisa memakan waktu berminggu-minggu atau berbulan-bulan.
Penunjukan ke Hawaiian Electric terjadi ketika perusahaan tidak mematikan listrik ke cabang Maui Electric ketika ada peringatan pemicu kondisi kebakaran ideal yang diperkirakan oleh angin topan kering yang masuk di daerah tersebut. Yang mana, taktik pemadaman listrik tersebut diikuti oleh perusahaan utilitas California, Oregon, dan Nevada.
Selain itu, sebelum kebakaran Maui terjadi, Hawaiian Electric mengatakan bahwa angin kencang telah merobohkan kabel listrik di daerah tersebut.