Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

BPOB Gelar Pelatihan Penguatan Parekraf

Hendri Utomo. • Rabu, 19 Juli 2023 | 21:00 WIB

GALI POTENSI: Pembukaan pelatihan dan pendampingan empat desa wisata Gelang Projo di di Kawasan Embung Canggal, Kalurahan Sidoharjo, Kapanewon Samigaluh, Kulon Progo.
GALI POTENSI: Pembukaan pelatihan dan pendampingan empat desa wisata Gelang Projo di di Kawasan Embung Canggal, Kalurahan Sidoharjo, Kapanewon Samigaluh, Kulon Progo.
 

RADAR JOGJA - Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BPOB) terus melakukan penguatan produk ekonomi kreatif di Desa Wisata Penyangga Zona Otorita Borobudur. Selain mengejar tercapainya target utama RPJMN 2020-2024, upaya itu juga untuk mendukung Program Percepatan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) di Kawasan Pariwisata Borobudur.

"Kami gelar pelatihan dan pendampingan desa-desa wisata penyangga, kali ini ada empat desa wisata di tiga kabupaten (Kulon Progo, Purworejo, dan Magelang)," ucap Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BPOB) Agustin Peranginangin, di Kawasan Embung Canggal, Sidoharjo, Samigaluh, Kulon Progo, Selasa (18/7/23).

Dijelaskan, empat desa wisata itu diantaranya Kalurahan Sidoharjo (Kapanewon Samigaluh Kulon Progo), Cacaban Kidul (Kecamatan Bener Purworejo), Menoreh dan Kalirejo (Kecamatan Salaman Magelang). Diharapkan, setelah mendapatkan pelatihan dan pendampingan mampu mendorong 4,4 juta lapangan pekerjaan hingga 2024. "Menjadi rantai pasok di Borobudur Highland," jelasnya.

Ditambahkan, pasca pandemi Covid-19, Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Borobudur harus bangun. Ekosistem bisnis harus bergeliat, salah satunya sektor UMKM harus naik kelas dan berdaya saing tinggi. "Tujuannya juga meningkatkan kompetensi SDM pelaku usaha parekraf sehingga bisa menciptakan produk yang berdaya saing. Dan bisa naik kelas," ucapnya.

Berdasarkan hasil survey potensi tim ahli Parekraf, diketahui bahwa setiap desa memiliki potensi yang berbeda-beda. Potensi masing-masing desa wisata harus digali kemudian dipetakan produk apa yang cocok dan bisa dikembangkan di daerah tersebut.

Materi pelatihan dan pendampingan meliputi manajemen keuangan, manajemen SDM, operasional, packaging product, pemasaran dan pendampingan legalitas usahanya. "Kami hadirkan narasumber yang mumpuni di bidangnya, mereka berasal dari Dinas Pariwisata DIJ dan Jateng, serta tiga dinas Kabupaten Gelang Projo," ungkapnya.

Ketua Desa Wisata Sidoarjo Roji mengatakan, pelatihan ini sangat bermanfaat untuk pengembangan pariwisata. "Kami memang harus tahu potensi pariwisata dan ekonomi kreatif yang harus digarap, dengan mengikuti kegiatan ini semoga kami semakin fokus produk apa yang laik untuk diangkat dan laku dijual," katanya. (tom/din)

Editor : Satria Pradika
#Borobudur #Kulon Progo #DPSP #P3KE #BPOB