RADAR JOGJA - Fasilitas di Masjid Agung Syuhada di Kotabaru Jogja ditambah dengan dibangunnya rumah untuk imam dan muadzin. Lokasinya persis di depan Masjid Syuhada Jogja. Ketua Takmir Masjid Agung Syuhada Zainul Arifin mengatakan, peran imam sangat penting. Adanya fasilitas bagi imam dan muadzin diharapkan mempermudah umat dalam berkonsultasi dan berkomunikasi. "Posisi imam kami anggap penting dan menjadi ujung tombak membantu menyelesaikan persoalan umat," ujarnya Selasa (4/7).
Jadi nanti kalau ada persoalan umat yang perlu dijawab, perlu media konsultasi maka nanti bisa segera ditindaklanjuti sang imam. Rumah ini seluas 6x6 meter, berlantai dua. Terdapat satu ruang utama, ruang keluarga, dapur, dan dua kamar mandi. Biaya pembangunan sekitar Rp 350 Juta, proses pembangunan selama enam bulan.
Rumah bagi imam ini merupakan pertama kali di Jogja. Diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi tempat lain dan menambah semangat dalam berdakwah. Kenyamanan juga diperlukan. Sebab selain sebagai imam masjid, mereka juga memiliki tugas membantu umat. Baik berkonsultasi seputar agama maupun permasalahan sosial lainnya."Untuk berikutnya, kami akan membangun gedung-gedung yang lain termasuk gedung pengembangan dakwah yang menjadi sentral di kegiatan di Masjid Agung Syuhada," ungkapnya.
Pj Wali Kota Jogja Singgih Raharjo mengatakan rumah bagi imam merupakan salah satu bentuk perhatian. Sehingga dapat memberikan kemudahan dalam menjalankan tugas sebagai imam dan muadzin. "Semoga dengan hadirnya rumah ini nanti akan menjadikan lebih termotivasi, lebih semangat lagi untuk menjalankan tugas yang telah diberikan," harapnya. (lan/din)
Editor : Satria Pradika