Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bantu Warga Melalui Gerakan Masak Daging, Komunitas Eksplorasa Nusantara Berkegiatan Sosial

Winda Atika Ira Puspita • Kamis, 29 Juni 2023 | 19:33 WIB
SEDAP: Masyarakat kurang mampu berkesempatan makan masakan daging kurban. Kali ini memasak gratis digelar di Kawasan Masjid Gedhe Kauman Jogja. (Dok Eksplorasa Nusantara)
SEDAP: Masyarakat kurang mampu berkesempatan makan masakan daging kurban. Kali ini memasak gratis digelar di Kawasan Masjid Gedhe Kauman Jogja. (Dok Eksplorasa Nusantara)

 

RADAR JOGJA - Kegiatan sosial berupa gerakan masak daging kurban kembali hadir pada momentum Iduladha. Gerakan ini sebagai upaya membantu masyarakat kurang mampu berkesempatan makan masakan daging kurban. Kali ini memasak gratis digelar di Kawasan Masjid Gedhe Kauman Jogja. 


Founder Eksplorasa Nusantara Jawel Husin mengatakan, kegiatan ini sudah ke enam kalinya digelar. Sasaran utama tahun ini meliputi buruh/pekerja, juru becak, juru parkir, kuli lepas, pemulung, maupun warga kurang mampu di Jogja terutama sekitar Malioboro dan Keraton Jogja. 


"Kami menyiapkan dapur umum menerima daging kurban yang didapat oleh saudara-saudara kurang mampu, yang kemudian memilih dua jenis masakan," katanya kepada Radar Jogja kemarin (28/6). 


Husin menjelaskan, kegiatan amal tahunan itu bertujuan bagi mereka yang tidak sempat bisa memasak daging kurban karena harus bekerja. Tidak memiliki cukup uang untuk membeli bumbu. tidak memiliki peralatan masak, atau tidak bisa cara mengolah daging kurban.

"Ini kesempatan mereka bisa menikmati masakan daging kurban, dan (daging) tidak dijual," ujarnya. 


Sebanyak 50 chef turut serta. Ada chef ofesional dari hotel berbintang, koki restoran, pelaku kuliner, dan di bantu oleh mahasiswa dan pelajar bidang kuliner yang berkompeten terlibat dalam gerakan memasak daging kurban tersebut.  


Awalnya para chef ini karena kegeliasahan mereka pemberian daging kurban untuk masyarakat kurang mampu itu justru dijual karena alasan tertentu. "Kalau dijual kan hilang juga kesmpatan mereka makan daging. Karena kami tukang masak ya kita ngamalnya lewat tenaga kami memasakin mereka," jelasnya. 


Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari kemarin (28/6) dan hari ini (29/6) itu bekerjasama dengan takmir Masjid Gedhe Kauman dan gratis dibuka pukul 15.00 sampai dengan selesai. 


Apa saja menu masaknya tahun ini? Di antaranya, bertema kuah Nusantara seperti gulai, rawon, tongseng, soto dan beberapa masakan kuah lainnya. Dalam satu masakan dimasak selama 10-20 menit tergantung menunya masaknya dan bahan baku. "Kebanyakan tongseng permintaannya," jelasnya. 


Selaku warga Novianti mengungkapkan terbantu dengan adanya dapur umum memasak daging kurban. Ia tak harus bersusah payah mempersiapkan segala sesuatunya. Terlebih dirinya kebingungan untuk mengolahnya. "Ya, syukur ada dapur umum ini. Bawa pulang tinggal untuk makan," katanya. (wia)

Editor : Amin Surachmad
#daging kurban #Kuliner #Masjid Gedhe Kauman #idul adha #masak