Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pengamen Malioboro Bikin Tak Nyaman Pengunjung dan Wisatawan, Pj Wali Kota : Difoto dan Laporkan

Dwi Agus. • Jumat, 16 Juni 2023 | 06:41 WIB

JALAN-JALAN : Para wisatawan Malioboro beberapa hari ini mengeluhkan aksi para pengamen Malioboro.
JALAN-JALAN : Para wisatawan Malioboro beberapa hari ini mengeluhkan aksi para pengamen Malioboro.

RADAR JOGJA - Maraknya pengamen di kawasan Malioboro direspon tegas oleh Penjabat Wali Kota Jogja Singgih Raharjo. Pengunjung dan wisatawan beberapa waktu ini mengeluhkan keberadaan pengamen Malioboro. Selain terlalu banyak, beberapa diantaranya juga sedikit memaksa dalam meminta uang.

Diketahui sejumlah keluhan muncul di media sosial terkait keberadaan pengamen Malioboro. Alih-alih menghibur justru kehadirannya membuat pengunung Malioboro tidak nyaman. Apalagi interval antar pengamen hanya dalam hitungan belasan menit.

“Sudah langsung tindak lanjuti dengan UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Malioboro. Kita minta untuk ditertibkan tidak hanya itu ya jadi kita akan insentifkan untuk penanganan itu juga berkaitan dengan yang lain tentunya,” jelasnya ditemui di Kompleks Kepatihan Pemprov DIJ, Kamis (15/6).

Baca Juga: Pengunjung Malioboro Keluhkan Pengamen Keliling

Beberapa tindakan tegas sudah diberikan kepada para pengamen. Salah satunya dengan penyitaan gitar oleh personil Jogomaton UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Malioboro. Namun aksi ternyata tidak membuat jera. 

Fakta di lapangan, setelah gitar dikembalikan, aksi serupa kerap terulang. Para pengamen kembali beraksi di kawasan Malioboro. Tentunya untuk mengamen berkeliling dengan sasaran para pengunjung Malioboro. 

“Kita lebih senang kalau muncul efek kesadaran tetapi kalau memang diperlukan dengan penyesuaian agar mereka juga tidak mengganggu wisatawan. Harus diedukasi, saya kira ini bagian yang harus kita evaluasi secara bersama-sama,” katanya.

Baca Juga: Belum Rencana Bentuk Regulasi Pengamen

Singgih berjanji akan mempelajari Peraturan Wali Kota yang berlaku. Kaitannya dengan ketertiban di tempat umum. Termasuk atas keberadaan para pengamen di kawasan Malioboro.

Untuk saat ini, Singgih meminta pengunjung mendokumentasikan para pengamen. Khususnya yang aksinya justru mengganggu kenyamanan. Setelahnya dikirimkan ke Pemkot Jogja bahkan instagram pribadi miliknya.

“Saya minta oknum pengamennya difoto kalau memaksa ya. Terus mungkin diadukan ke kami. Betul, Boleh DM (direct message) ke saya. DM aja ya,” ujarnya. 

Baca Juga: Jangan Mesum di Malioboro!

Kepala UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Malioboro Ekwanto menuturkan upaya tegas telah berlangsung setiap harinya. Hanya saja tak jarang para pengamen kucing-kucingan dengan Jogoboro. 

Pihaknya juga kerap menyita gitar para pengamen. Selanjutnya diminta untuk membuat surat penyataan. Isinya tidak akan mengulangi aksi mengamen di kawasan Malioboro.

“Gitarnya kita tahan seminggu. Mereka itu biasanya ngamen di Pasar Beringharjo, dia keluar ke pedestrian Malioboro. Kalau asal ada yang dari Kota Jogja, ada yang dari luar Jogja,” katanya. (dwi)

Editor : Dwi Agus.
#Pengamen Malioboro #Pemkot Jogja #Wisatawan Malioboro