Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Punya Segudang Manfaat, Kurma Pilihan Tepat Saat Buka Puasa

Editor News • Kamis, 7 April 2022 | 01:26 WIB
Photo
Photo
RADAR JOGJA - Mengonsumsi kurma menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk berbuka puasa. Buah ini mengandung kalori yang tinggi. Hal inilah yang menjadikan buah kurma dapat dimanfaatkan dengan cepat oleh tubuh menjadi energi. Karakter kurma tersebut dapat menjadikan tubuh lebih bugar dan terhindar dari radikal bebas.

Pakar Teknologi Pangan Universitas Widya Mataram (UWM) Ambar Rukmini mengatakan berbuka puasa dengan mengonsumsi tiga butir kurma setara dengan makan satu piring nasi. Pasalnya, satu buah kurma biasanya memiliki berat sekitar delapan gram. Di dalamnya terdapat kandungan kalori sekitar 23 kilo kalori (kkal). Angka ini berasal dari 96 persen karbohidrat, 3 persen protein, dan 1 persen lemak.
Apabila diurai lebih rinci, dalam setiap 100 gram kurma atau kurang lebih 13 buah mengandung 63,35 gram gula, 8 gram serat, 2,45 gram protein, 0,39 gram lemak, 2 miligram Natrium, 656 miligram Kalium. Sementara jika ditotal mengandung sebesar 299 kkal.
“Jadi, seorang mengonsumsi tiga butir kurma untuk membatalkan puasa, secara cepat sudah mengonsumsi sekitar 70 kkal yang setara dengan sepiring nasi,” jelasnya melalui keterangan tertulisnya, Rabu (6/4).
Dia menambahkan, kalori yang terkandung di dalam kurma dapat dimanfaatkan dengan cepat oleh tubuh. Sehingga tubuh akan terasa lebih bugar dan bertenaga kembali. Baginya, hal inilah yang menjadi dasar dalam anjuran untuk membatalkan puasa saat berbuka dengan tiga butir kurma.
Selain mengandung kalori yang tinggi, kurma juga mengandung berbagai vitamin yang sangat diperlukan tubuh. Pada setiap 100 gram kurma, mengandung 9 IU vitamin A, 0,05 miligram vitamin B1, 0,06 miligram vitamin B2; dan 1,2 miligram vitamin B3.
Tak hanya itu, di dalam kurma juga terdapat vitamin C dengan jumlah yang cukup tinggi. Komposisi vitamin A dan vitamin C sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh sebagai antioksidan.
Ambar juga merinci keunggulan lainnya dari buah kurma, yakni adanya kandungan serat polifenol. Serat ini dinilai sangat membantu dalam proses pencernaan makanan.
“Serat merupakan komponen pangan yang tidak dapat dicerna oleh sistem pencernaan manusia, tetapi keberadaannya dapat membuat lambung dan usus menjadi meruah (bulky), sehingga gerak peristaltiknya menjadi lebih teratur. Hal ini sangat membantu mengefektifkan proses pencernaan yang terjadi, sehingga zat gizi yang terkandung dalam makanan dapat terserap tubuh dengan lebih sempurna," katanya.
Dia mengatakan, kondisi gerak peristaltik lambung dan usus yang teratur pasca mengkonsumsi kurma dapat mencegah konstipasi atau sembelit dan potensial mencegah terjadinya kanker colon (usus besar). Selain itu juga mencegah penyakit ambeien, dapat mengendalikan diabetes dengan menurunkan kadar gula darah yang tinggi, serta dapat pula mengikat kolesterol.
Kurma juga mengandung mineral berupa kalsium dan magnesium. Kedua mineral ini berperan dalam menjaga kontraksi otot, jantung dan sistem saraf, serta mampu menyeimbangkan metabolisme tubuh. Sementara magnesium sangat diperlukan dalam proses penghasilan energi dan berperan dalam pembentukan struktur tulang serta pembentukan DNA. Keduanya pun dinilai sangat berguna dalam perkembangan tulang dan gigi, serta mampu mengurangi peradangan dalam tubuh.
"Dari sekian banyak manfaat di dalam buah kurma, saya mengategorikan kurma merupakan makanan yang baik untuk dikonsumsi setiap hari. Tidak hanya saat menjalankan ibadah puasa saja,” ujarnya. (isa/dwi) Editor : Editor News
#gizi kurma #kurma manis #buka puasa #berbuka kuma #Universitas Widya Mataram