Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tiadakan Akses Besuk di Fasilitas Kesehatan

Editor Content • Selasa, 25 Agustus 2020 | 16:40 WIB
Photo
Photo
RADAR JOGJA - Seluruh layanan kesehatan yang membuka fasilitas rawat inap dinyatakan tertutup bagi para pembesuk. Belum ditentukan hingga kapan kebijakan yang dituangkan sejak 14 Agustut 2020 itu diakhiri.

Pemberitahuan larangan besuk telah diteruskan hingga ke seluruh pemerintah desa di Kabupaten Purworejo. Tujuannya agar pemdes melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang ada di wilayah tersebut.

Juru bicara Protokol Covid-19 Kabupaten Purworejo, dr Tolkha Amaruddin mengungkapkan kebijakan itu muncul karena kecenderungan terjadi peningkatan kasus positif di Kabupaten Purworejo. Kasus positif sendiri terus bergerak dan setiap hari ada yang dinyatakan positif. "Intinya kami ingin mengurangi risiko penularan covid-19," ujar Tolkha, Senin (24/8).

Dijelaskan, layanan ini memang tidak hanya bagi rumah sakit saja, namun seluruh fasilitas kesehatan baik Puskemas maupun klinik kesehatan yang membuka layanan rawat inap. Pihaknya optimistis jika seluruh fasilitas kesehatan akan mengikuti kebijakan tersebut. "Semua fasilitas kesehatan sudah memahami mengenai hal ini," tambahnya.

Walaupun tidak boleh dibesuk, namun pasien tetap harus mendapatkan pendampingan dari pihak keluarga. Dimana satu pasien harus ada yang menjaga satu orang. "Lebih dari itu tidak boleh," katanya.

Orang yang menjaga pasien yang dirawat sendiri harus dalam kondisi sehat. Untuk itu, Tolkha meminta agar keluarga membagi tugas untuk melakukan penjagaan dimana ada waktu cukup istirahat.
"Dengan istirahat yang baik, insyaallah yang menemani pasien akan sehat. Kalau memang sedang tidak fit sebaiknya dilimpahkan ke orang lain dulu," katanya.

Tolkha menyebut hingga saat ini, kasus positif Covid-19 di Kabupaten Purworejo sudah mencapai 339 orang. Dengan perincian yang sudah selesai isolasi mencapai 323 orang, sembilan orang meninggal dunia, enam orang masih dalam perawatan dan satu orang menjalani isolasi mandiri. (udi/bah) Editor : Editor Content
#layanan kesehatan #Purworejo