Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tiga Pasien Diisolasi di RSUD Panembahan Senopati

Editor Content • Senin, 9 Maret 2020 | 00:00 WIB
TETAP RAMAI: Suasana salah satu ruangan di RSUD Panembahan Senopati Bantul, kemarin (7/3). (MEITIKA CANDRA LANTIVA/RADAR JOGJA)
TETAP RAMAI: Suasana salah satu ruangan di RSUD Panembahan Senopati Bantul, kemarin (7/3). (MEITIKA CANDRA LANTIVA/RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA - Setelah dua pasien ditetapkan status pasien orang dalam pantauan (ODP), Rabu (4/3), Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panembahan Senopati Bantul kembali menerima satu pasien dalam pengawasan (PDP) virus korona (Covid-19), Jumat malam (6/3).

Kendati begitu, satu pasien ODP diperbolehkan pulang lantaran kondisinya mulai membaik.  Kepala Humas RSUD Panembahan Senopati Siti Rahayu Ningsih mengatakan, satu pasien baru tersebut merupakan warga Bantul. Pasien ini mengeluhkan batuk dan sesak nafas sepulang umrah. Pasien itu datang sendiri ke RSUD dan memeriksakan diri ke instalansi gawat darurat (IGD)."Keluhannya, demam, batuk, dan sesak nafas," ungkap Siti kemarin (7/3).

Meski ada penambahan pasien, satu pasien ODP dipersilahkan pulang dengan edukasi. Karena setelah dilakukan isolasi, kondisi kesehatan pasien membaik. Kondisi suhu badan normal, dan tidak ditemui gejala-gejala yang mengarah pada Covid-19. Sehingga diperbolehkan pulang. Dengan catatan mengantisipasi diri dengan menggunakan masker saat berada di rumah.

Dikatakan, dua pasien sebelumnya dinyatakan satu ODP dan satu PDP. Kendati begitu, update hingga kemarin dua pasien tersebut dinyatakan PDP. "Ketiganya masih dirawat di RSUD," ucapnya.

Tindak lanjut pasien ODP, telah dilakukan pengambilan swab. Kemudian swab dikirim ke Litbangkes Kemenkes RI. Sementara pengambilan swab milik kedua pasien sebelumnya dilakukan pada 6 dan 7  Maret. "Dan sudah kami kirim ke Litbangkes Kemenkes RI juga," tutur dia.

Sebelumnya, dua pasien PDP di isolasi karena mengeluhkan hal serupa. Masing-masing memeriksakan diri usai melakukan umrah dan saat transit di Malaysia.

Direktur Utama RSUD Panembahan Senopati Bantul I Wayan Marthana mengimbau kepada masyarakat Bantul agar tidak panik. Meski ada pasien yang di isolasi, belum tentu dinyatakan positif mengidap Covid-19. "Jangan panik. Ini sebagai upaya penanggulangan, sehingga belum tentu positif korona," ucap dia.

Dia memastikan, dua ruang isolasi tersebut sudah sesuai dengan standar WHO. Sehingga tak perlu khawatir akan tertular penyakit dari ruang isolasi.

Sebelumnya Kepala Dinas kesehatan Bantul Agus Budi Raharjo mengimbau agar masyarakat melakukan antisipasi sederhana. Yakni, rajin mencuci tangan dan menutup mulut saat bersin dan batuk.  "Selanjutnya jaga stamina. Makan makanan bergizi agar daya tahan tubuh kuat," ucap Agus. (mel/din) Editor : Editor Content
#Korona #Panembahan Senopati #Dinas Kesehatan Bantul #Covid-19