Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Rehat, Prajurit TNI dan Warga Pendeman Nikmati Jadah Tempe

Yogi Isti Pujiaji • Senin, 16 April 2018 | 05:18 WIB
GAYENG: Anggota Pramuka, prajurit TNI, dan warga Pendeman, Trimulyo, Sleman menikmati jadah tempe di sela rehat mengerjakan proyek fisik TMMD Sengkuyung Minggu (15/4/2018). (Kodim 0732/Sleman for Radar Jogja)
GAYENG: Anggota Pramuka, prajurit TNI, dan warga Pendeman, Trimulyo, Sleman menikmati jadah tempe di sela rehat mengerjakan proyek fisik TMMD Sengkuyung Minggu (15/4/2018). (Kodim 0732/Sleman for Radar Jogja)

TMMD Sengkuyung Ke-101 TA 2018 Kodim 0732/Sleman


SLEMAN - Banyak cara dilakukan untuk mempererat silaturahmi antarsesama. Giat TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung, salah satunya. Prajurit TNI dari Kodim 0732/Sleman bersama relawan dan warga Pendeman, Trimulyo, Sleman bekerja sama menyelesaikan proyek pembuatan jalan pertanian.

Kebersamaan TNI dan masyarakat makin gayeng di sela rehat. Seperti Minggu (15/4) siang tadi. Prajurit dan masyarakat Pendeman, serta pelajar dan mahasiswa menikmati jadah tempe, makanan khas lereng Gunung Merapi.

Dandim 0732/Sleman Letkol Inf Diantoro mengatakan, meski sederhana, jadah tempe mampu lebih mempererat kekuatan kemanungalan TNI dan rakyat lewat TMMD di Pendeman.

"TMMD bertujuan mempercepat pelaksanaan pembangunan daerah. ini program terpadu antara TNI dan pemerintah daerah, serta masyarakat," jelasnya.

Adapun tujuan utama TMMD adalah menciptakan kesejahteraan masyarakat.

Dikatakan, program TMMD dapat terlaksana dengan baik dengan adanya kerja sama yang saling mendukung dari semua unsur yang terlibat. Baik TNI, pemerintah daerah (pemda), maupun masyarakat. "Kerja sama yang baik akan terlaksana melalui koordinasi yang mantap baik pada saat penganggaran atau program dimulai," tuturnya.

Keharmonisan dan kebersamaan ataupun kemanunggalan TNI dengan rakyat telah menjadi satu pilar untuk tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dan merupakan suatu kekuatan yang sangat dahsyat dalam upaya mempertahankan keutuhan NKRI.

"Peran rakyat tidak dapat kita lepaskan dari sejarah pembentukan TNI. Tentu tidak bisa kita lupakan begitu saja bahwa TNI berasal dari rakyat, untuk rakyat, dan ber­juang bersama-sama dengan rakyat," tegasnya.

Dengan kebersamaan dan berkat kerja sama yang baik antara rakyat dengan TNI, lanjut Diantoro, bangsa ini bebas dari penjajahan, menjadi bangsa yang merdeka, berdaulat sampai saat ini.(yog)
Editor : Yogi Isti Pujiaji
#TMMD Sengkuyung #Kodim 0732/Sleman