"Yang kami pamerkan objek wisata alam yang ada di Kabupaten Bantul," kata Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata Bantul, Ni Nyoman Yudiriani kepada Radar Jogja Online, (Jumat 31/3).
Selain Kabupaten Bantul, Dinas Pariwisata lain di DIJ juga mengikuti pameran yaitu Dinas Pariwisata Gunungkidul dan Kulonprogo. Sebab, stan pemeran yang di tempat Kabupaten Bantul merupakan stan jatah milik Dinas Pariwisatan Provinsi DIJ.
Presiden Direktur Deep and Extreme 2017, Dharmawan Sutanto mengatakan, pameran ini merupakan even yang ke-11. Kali pertama ajang promosi wisata diselenggarakan pada 2006.
"Even ini sekaligus merespon kelesuan ekonomi tingkat lokal dan global," kata Presiden Direktur Deep and Extreme 2017, Dharmawan Sutanto disela-sela pembukaan pameran Deep and Extreme, Kamis (30/3). (mar) Editor : Editor News