PADMANABA: Pelajar SMAN 3 Jogja menggelar Dedicart di JNM (8-10/4).
BANYAK cara memanfaatkan libur Ujian Nasional (Unas). Jika pelajar kelas XII sibuk belajar, adik kelas menggunakannya untuk berkarya.
Murid kelas X dan XI SMAN 3 Jogja atau Padmanaba menggelar Dedicart, Jumat hingga Minggu (8-10/4). Acara dihelat di Jogja National Museum (JNM).
"Ini tahun kelima Dedicart. Merupakan gabungan dua kata, Dedikasi dan Art. Kami ingin memberi apresiasi terhadap karya seni," kata Muhammad Reski, Ketua Panitia.
Tahun ini Dedicart mengangkat tema Audacia, bahasa latin yang berarti keberanian. Keberanian mencakup introspeksi diri, dan keberanian keluar dari zona nyaman. Ada 100 karya, 80 lukisan dan 20 instalansi, yang dipamerkan. Ada pula lomba cipta puisi, fotografi, mural, serta band akustik.
"Tema ini diangkat dari kegelisahan kami melihat anak muda yang pasif. Contohnya di kelas, ketika guru memberi pertanyaan, murid memilih diam karena takut atau tidak peduli," kata Reski.
Pengunjung diberi lima stiker untuk memberi apresiasi pada karya paling disukai. "Pemberian stiker bertujuan agar penonton ikut mengapresiasi karya," jelasnya.
Fathina Azizah, pengunjung dari SMAN 1 Jogja menyukai Dedicart tahun ini. "Aku pernah tergabung dalam kepanitiaan sekolah, jadi tahu susah senengnya bikin pameran," katanya. (ata/iwa) Editor : Administrator