DUET: Bupati Agus Bastian dan Nomo Koeswoyo menyanyikan lagu Purworejo Makmur yang diciptakan Nomo untuk Kabupaten Purworejo.
PURWOREJO - Pendar warna-warni dari letupan kembang api menutup rangkaian Pesta Rakyat yang dipusatkan di Alun-Alun Purworejo, Sabtu malam (5/3). Acara sebagai bentuk rasa syukur atas keberhasilan Agus Bastian-Yuli Hastuti menakhodai Purworejo lima tahun ke depan itu, benar-benar menjadi pestanya masyarakat Purworejo.
Ribuan orang dari berbagai lapisan masyarakat mengumpul jadi satu di dua titik, yakni pendopo rumah dinas dan Alun-Alun. Selepas Magrib, masyarakat mulai menyesaki jalan utama menuju Jalan Setyabudi yang berakibat tersendatnya lalu lintas di Jalan Mayjen Sutoyo.
Panitia penyelenggara cukup cakap mengombinasikan lokasi kegiatan untuk mewadahi keinginan warga turut serta dalam perhelatan. Di panggung utama Alun-Alun, massa bisa menyaksikan performa Koes Bersaudara dan Budi Cilok serta band lokal.
Sementara di Jalan Setyabudi, mobil-mobil jajanan dari Jogjakarta ditempatkan memanjang dan dipadukan penampilan pantomin, sulap dan tokoh punakawan di sepanjang trotoar. Di tengah kegiatan utama, panitia juga melepaskan ratusan lampion ke udara sebagai simbol kesiapan Purworejo untuk mengangkasa menjadi bagian dari dunia internasional.
Stan makanan gratis yang disediakan, tidak butuh waktu lama untuk segera berkemas. Antusiasme warga langsung merangsek dan antre mendapatkan sajian langka itu. Tamu undangan yang ditempatkan di pendopo pun tak kalah gesit mencoba makanan dari panitia.
Bupati Agus Bastian dalam kesempatan itu mengajak masyarakat untuk bersama-sama bergandengan tangan bersatu setelah perhelatan pemilihan kepala daerah 9 Desember tahun lalu. Perbedaan pilihan tidak perlu diperbesar dan mengajak masyarakat untuk memakmurkan Purworejo.
"Saya ingin membawa Purworejo dikenal di Indonesia dan juga internasional. Even-even seperti ini (musik, Red) akan kita buat lebih besar lagi, sehingga bisa dikenal lebih tinggi," kata Agus.
Ia juga mengajak peran serta masyarakat dalam membangun Purworejo menuju kabupaten yang makmur dan sejahtera. "Insya Allah bersama dengan semuanya, Purworejo akan lebih makmur dan sejahtera," imbuhnya.
Wakil Bupati Yuli Hastuti dalam pesannya juga siap mengemban amanah lima tahun ke depan melakukan berbagai perubahan di Purworejo. "Semoga mendapat keberkahan dari Allah," kata Yuli.
Agus Bastian sendiri dalam kesempatan itu sempat membawakan lagu yang khusus diciptakan oleh Nomo Koeswoyo untuk Purworejo. Lagu rancak khas Koeswoyo dan diberi judul Purworejo Makmur. Isinya bertutur mengenai ajakan untuk membangun Purworejo dari desa dan kota dengan melibatkan masyarakat tanpa membeda-bedakan. (cr2/laz/ong) Editor : Administrator