Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

HGC Belajar Berkebun Sambil Menanti Buka

Editor News • Selasa, 15 Juli 2014 | 15:37 WIB
MENANTI buka puasa ada banyak cara produktif yang bisa di lakukan. Hilo Green Community (HGC) Jogja, komunitas muda yang peduli dengan lingkungan dan sosial ingin memberikan kontribusi positif di bulan ramadan ini. Mengajak 15 komunitas di Jogja mengadakan Ngabuburit Hijau bareng anak-anak Panti Asuhan Yatim (PAY) Putri Aisyiyah Jogjakarta di Gedung Serbaguna PAY Putri Aisyiyah, Jalan Munir 109 Serangan Jogjakarta, Sabtu (12/7). Seperti tahun lalu, acara dikemas dengan nama Romansa (Romadhon Sesarengan) Hilo Jogja 2014.
Kegiatan Romansa Hilo digelar serempak di tiga kota lainnya yakni Jakarta, Surabaya dan Bandung. Khusus di Jogja, konsep yang diusung, kepedulian terhadap yatim piatu dengan cara mengajarkan anak peduli lingkungan sekitar. Acara diikuti puluhan yatim piatu Aisiyah dan 15 komunitas muda di Jogja. Masih seputar kampanye hijau yang dilakukan HGC, dalam Ngabuburit Hijau ini peserta diajak belajar edukasi di bidang lingkungan yang disampaikan Komunitas Jogja Berkebun. Pembuatan Area Hijau di lingkungan panti asuhan, penerapan metode vertical planting dan pembuatan pupuk kompos sederhana menjadi pembahasan sore itu. Usai edukasi peserta diajak langsung untuk praktik menanam bibit pohon di pot yang disediakan panitia.
"Kami pengen setelah peserta mendapatkan edukasi tentang lingkungan, peserta langsung mempratikkannya. HGC Jogja selalu memberikan aksi nyata untuk lingkungan, jadi nggak cuma teori aja yang didapatkan," ungkap penanggung jawab acara Ardhi Yudha Perwira. Bukan secara kebetulan panti asuhan ini dipilih teman-teman HGC. Soalnya lokasi panti asuhan memang cocok untuk berkebun dan memberikan pelajaran bahwa di tengah kota dengan lokasi yg sempit bisa melakukan penghijauan.
"Panti ini memang khusus untuk cewek jadi tepat sekali diajarkan tanam-menanam. Menambah ilmu kita soal berkebun. Semoga bisa dikembangkan dan menjadi kegiatan rutin tiap sore di panti asuhan," ungkap Umi, salah satu anak panti Asuhan Aisyiah di sela kegiatan menanam di pekarangan panti. Penampilan kelompok perkusi dari Yatim Piatu Aisiyah mengakhiri ngabuburit hijau kali ini. HGC berharap semua peserta bisa terus melestarikan dan menjaga lingkungan sekitarnya seterusnya. (rin/iwa) Editor : Editor News