Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Lawan Inggris, Meksiko Berharap Tuah Magis Stadion Azteca

Satria Putra Sejati • Minggu, 5 Juli 2026 | 21:19 WIB
Selebrasi para pemain Meksiko dalam kemenangan atas Afrika Selatan di laga pembuka Piala Dunia 2026 di Estadio Azteca pada Jumat (12/6/2026).
Selebrasi para pemain Meksiko dalam kemenangan atas Afrika Selatan di laga pembuka Piala Dunia 2026 di Estadio Azteca pada Jumat (12/6/2026).

RADAR JOGJA - Timnas Meksiko bertekad menampilkan performa terbaik saat menghadapi Inggris pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Azteca, Senin (6/7). Bermain di hadapan puluhan ribu pendukung sendiri, El Tri optimistis mampu menciptakan kejutan dan mengamankan tiket ke perempat final.

Gelandang Meksiko, Alvaro Fidalgo menilai Inggris akan menghadapi tantangan besar saat bermain di Azteca.

Selain atmosfer stadion yang dikenal intimidatif, faktor ketinggian Mexico City juga diyakini dapat menjadi keuntungan bagi tim tuan rumah.

Baca Juga: Langganan Ditolak, Petugas Sensus Ekonomi Rela Jadi Tempat Curhat demi Kejar Target Pendataan

"Inggris tahu ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Kami sedang berada dalam performa bagus, bermain di Stadion Azteca selalu memberikan energi tambahan, dan ini adalah babak 16 besar Piala Dunia. Tidak akan mudah bagi siapa pun," ujar Fidalgo.

Stadion Azteca memang menjadi benteng yang sangat kuat bagi Meksiko. Tim berjuluk El Tri hanya menelan dua kekalahan dari 89 pertandingan internasional yang dimainkan di stadion tersebut.

Selama Piala Dunia 2026, Meksiko juga selalu meraih kemenangan di Azteca, masing-masing mengalahkan Afrika Selatan 2-0, Republik Ceko 3-0, dan Ekuador 2-0.

Baca Juga: Akademisi UGM Nilai Kekhawatiran Masyarakat soal Sensus Ekonomi Wajar, tapi Data Tetap Dibutuhkan Negara

Fidalgo juga menyinggung faktor ketinggian stadion yang berada sekitar 2.200 meter di atas permukaan laut. Menurutnya, kondisi tersebut kerap menjadi tantangan bagi tim tamu yang belum terbiasa.

"Saat pertama datang ke Meksiko lima tahun lalu, saya membutuhkan waktu sekitar dua pekan untuk beradaptasi. Namun, pertandingan Piala Dunia berbeda. Adrenalin dan semangat bertanding membuat pemain mampu memberikan kemampuan terbaiknya. Kita akan melihat seberapa besar pengaruhnya sejak menit-menit awal," katanya.

Penyerang senior Raul Jimenez menegaskan seluruh skuad memiliki tekad yang sama untuk mencatatkan sejarah di hadapan publik sendiri.

Baca Juga: Sikapi Sensus Ekonomi, Masyarakat Pertanyakan Kerahasiaan Data; Ditanya-tanya Pendapatan, Pelaku Usaha di Jogja Khawatir Berkaitan

"Selama beberapa pekan terakhir kami menunjukkan bahwa tim ini sangat solid. Semua pemain memiliki tujuan yang sama, baik yang bermain maupun yang berada di bangku cadangan. Dukungan para suporter juga akan menjadi kekuatan tambahan bagi kami," ujar Jiménez.

Striker berusia 35 tahun itu menilai laga melawan Inggris merupakan salah satu pertandingan terbesar dalam karier para pemain Meksiko.

"Ini bukan sekadar menghadapi Inggris, tetapi juga pertandingan Piala Dunia. Kami ingin menjadikannya sebagai pertandingan terbaik dalam hidup kami," tegasnya.

Baca Juga: BPS DIY Jamin Kerahasiaan Data Warga, Gali Informasi sesuai Kebutuhan Statistik

Pelatih Meksiko, Javier Aguirre menyadari kualitas lawan yang akan dihadapi. Karena itu, ia meminta anak asuhnya tampil nyaris tanpa kesalahan jika ingin menyingkirkan salah satu favorit juara tersebut.

"Kami menghadapi tim kelas dunia. Untuk mengalahkan mereka, kami harus memainkan pertandingan yang hampir sempurna. Kami juga berharap sedikit keberuntungan berpihak kepada kami karena laga seperti ini biasanya ditentukan oleh momen-momen kecil," kata Aguirre.

Di luar persiapan tim, Pemerintah Kota Meksiko meningkatkan pengamanan menjelang pertandingan. Langkah tersebut diambil setelah empat orang dilaporkan meninggal dunia akibat sesak napas dan serangan jantung saat merayakan kemenangan Meksiko atas Ekuador beberapa hari lalu.

Baca Juga: Perantauan Sukses asal Plumbon Kebumen Bangun Jalan 2,5 Km dan Dua Jembatan Desa; Ingin Lestarikan Peninggalan Leluhur

Wali Kota Mexico City, Clara Brugada mengumumkan pembatasan kapasitas di kawasan Monumen Malaikat Kemerdekaan serta area fan festival di alun-alun utama kota untuk mengantisipasi membludaknya suporter sebelum dan sesudah pertandingan.

Legenda sekaligus kiper Meksiko, Guillermo Ochoa turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Ia tetap mengajak para suporter memberikan dukungan positif kepada tim nasional.

"Kami sangat merasakan dukungan para suporter. Atmosfer yang mereka ciptakan selalu memberi motivasi tambahan bagi para pemain. Saya juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Sangat menyedihkan perayaan yang seharusnya penuh kebahagiaan justru berakhir dengan tragedi," ujar Ochoa.

Baca Juga: PSS Sleman Bergerak Cepat dalam Menyusun Skuad, Kim Jefrey Sebut Sudah Diselesaikan sebelum Pieter Huistra ke Belanda

Editor : Satria Putra Sejati
#meksiko #inggris #piala dunia 2026