Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BPS DIY Jamin Kerahasiaan Data Warga, Gali Informasi sesuai Kebutuhan Statistik

CA
Plt Kepala BPS DIY Endang Tri Wahyuningsih. (Foto: Cintia Yuliani/Radar Jogja)
Plt Kepala BPS DIY Endang Tri Wahyuningsih. (Foto: Cintia Yuliani/Radar Jogja)

Advertisement

 BANTUL - Badan Pusat Statistik (BPS) DIY memastikan kerahasiaan data masyarakat yang dikumpulkan dalam Sensus Ekonomi (SE) 2026 terjamin.

Masyarakat diminta tidak ragu memberikan jawaban yang benar kepada petugas, rena seluruh data dilindungi undang-undang dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik.

Plt Kepala BPS DIY Endang Tri Wahyuningsih mengatakan, hingga saat ini pelaksanaan SE 2026 di DIJ telah mencapai sekitar 20 persen.

Advertisement

Capaian itu akan terus ditingkatkan hingga seluruh target selesai 31 Agustus mendatang.

"Tentu ini tidak lepas dari partisipasi bapak-ibu semua yang ada di DIY," ujarnya saat ditemui di Kantor BPS DIJ, Rabu (1/7/2026). 

Advertisement

Ia berharap seluruh masyarakat ikut berkontribusi menyukseskan sensus dengan menerima petugas secara baik dan memberikan jawaban sesuai kondisi sebenarnya.

"Rahasia pasti dijaga," tegasnya.

Menurut Endang, masih ada sebagian masyarakat yang khawatir terhadap keberadaan petugas gadungan.

Karena itu, BPS telah menyiapkan tiga atribut resmi yang dapat digunakan masyarakat untuk memastikan identitas petugas sensus.

Ketiga atribut resmi petugas lapangan dari BPS saat SE 2026 yakni rompi, surat tugas yang ditandatangi secara resmi, dan barcode.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Harga Komoditas Lain Turun, Bawang Merah Justru Naik: BPS Sebut Inflasi Gunungkidul Masih di Bawah Rata-rata DIY dan Nasional

Harga Komoditas Lain Turun, Bawang Merah Justru Naik: BPS Sebut Inflasi Gunungkidul Masih di Bawah Rata-rata DIY dan Nasional

Badan Pusat Statistik (BPS) Gunungkidul mencatat laju inflasi di wilayahnya pada Juni 2026 masih lebih rendah dibandingkan rata-rata inflasi DIY maupun nasional.

Masuk Tahun Ajaran Baru, BPS Kota Jogja Wanti-Wanti Biaya Pendidikan Jadi Penyumbang Inflasi Setelah BBM

Masuk Tahun Ajaran Baru, BPS Kota Jogja Wanti-Wanti Biaya Pendidikan Jadi Penyumbang Inflasi Setelah BBM

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Jogja memprediksi potensi inflasi cukup besar pada periode bulan ini. Hal ini seiring dengan mulai masuknya tahun ajaran baru.

Warga Khawatir Sensus Ekonomi Picu Kenaikan Pajak, BPS Kota Jogja Tegaskan Ini 

Warga Khawatir Sensus Ekonomi Picu Kenaikan Pajak, BPS Kota Jogja Tegaskan Ini 

Pelaksanaan sensus ekonomi telah berjalan sejak 15 Juni dan akan berakhir 31 Agustus mendatang oleh BPS Kota Jogja. Seiring itu, belum ada laporan penolakan dari warga untuk memberikan data.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer