SLEMAN - Manajemen PSS Sleman tampaknya tidak mau setengah-setengah dalam menatap kompetisi Super League musim 2026/2027. Usai berhasil promosi, tim berjuluk Laskar Sembada ini berencana akan memaksimalkan penuh kuota legiun asing di musim depan.
Direktur Utama PT Putra Sleman Sembada (PSS) Yoni Arseto mengatakan saat ini pihak manajemen dan tim pelatih memang sedang berburu pemain asing untuk memenuhi slot yang disediakan oleh regulasi.
"Ya kami harapkan seperti itu (bisa memaksimalkan regulasi pemain asing)," bebernya, Rabu (24/6).
Baca Juga: Polres Kulon Progo Bekuk Pelaku Pemalsuan Sertifikat IELTS untuk Melamar Kerja di Luar Negeri
Bukan tanpa alasan Yoni mengatakan hal tersebut. Sebab baginya pemenuhan kuota pemain asing itu tentu diharapkan menjadi angin segar, sekaligus pembuktian ambisi manajemen untuk membawa klub kebanggaan masyarakat Sleman ini bersaing di papan atas klasemen musim depan.
Apalagi, sang Owner PSS Sleman Agoes Projosasmito sendiri sudah berkomitmen untuk terus mengawal tim Super Elang Jawa. "Kami serahkan ke Coach Pieter untuk pemain," tuturnya.
Diketahui, I.League, selaku operator kompetisi, memastikan aturan 11 pemain asing tetap dipertahankan untuk Super League 2026/2027.
Baca Juga: HIPMI DIY Dukung Pembenahan MBG, Minta BGN Buka Meja Dialog dengan Mitra Dapur
Sedangkan regulasi wajib memainkan pemain U-23 sebagai starter selama minimal 45 menit resmi dihapus mulai musim depan.
Keputusan tersebut membuat wajah kompetisi Liga Indonesia musim depan diperkirakan masih akan dipenuhi pemain impor. Musim depan, setiap klub masih diperbolehkan mengontrak 11 pemain asing sekaligus.
Namun hanya sembilan pemain asing yang bisa masuk daftar susunan pemain (DSP) dan maksimal tujuh pemain asing dimainkan bersamaan di lapangan. (ayu/pra)
Editor : Heru Pratomo