RADAR JOGJA - Pelatih Prancis Didier Deschamps tidak akan berada di pinggir lapangan untuk pertandingan terakhir grup Piala Dunia 2026 Les Bleus melawan Norwegia pada Sabtu (27/6) mendatang setelah kematian ibunya, kata Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) pada hari Selasa.
FFF mengatakan Deschamps mengetahui kematian ibunya pada Selasa pagi waktu setempat dan bahwa ia akan kembali ke Prancis untuk menghadiri pemakamannya.
"Pada saat yang sangat menyakitkan ini, kami mendoakan pelatih kepala agar diberi kekuatan dan meyakinkannya akan dukungan semua orang," bunyi pernyataan FFF.
Baca Juga: Pelatih Ghana Klaim Inggris Beruntung karena VAR Pergi Minum Kopi
Federasi sepak bola Prancis tersebut juga menambahkan bahwa asisten pelatih Guy Stephan akan mengambil alih sementara tim sampai Deschamps kembali.
Federasi tidak mengatakan kapan Deschamps diperkirakan akan kembali ke Amerika Serikat.
Deschamps yang berusia 57 tahun sebelumnya telah mengumumkan bahwa ia akan mundur sebagai pelatih Prancis setelah turnamen, 14 tahun setelah menjabat.
Baca Juga: Lebih dari Sekadar Hiburan: Alasan Musik Bagus untuk Jiwa dan Raga
Mantan kapten Prancis itu memimpin Les Bleus meraih kejayaan Piala Dunia pada tahun 2018 dan timnya kalah di final dari Argentina pada tahun 2022 melalui adu penalti.
Prancis memenangkan dua pertandingan pembuka di Piala Dunia ini, mengalahkan Senegal 3-1 dan Irak 3-0 untuk melaju ke babak gugur.
Norwegia juga telah memenangkan dua pertandingannya.
Baca Juga: Panama Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Setelah Kekalahan dari Kroasia, Ante Budimir Menjadi Dalanya
Editor : Satria Putra Sejati