RADAR JOGJA - Harry Kane melewatkan peluang emas di menit-menit akhir saat kampanye Piala Dunia Inggris kembali ke kenyataan dengan hasil imbang tanpa gol melawan Ghana di Stadion Gillette pada Rabu (24/6) dini hari.
Inggris baru saja meningkatkan kredibilitas sebagai salah satu favorit pra-turnamen dengan kemenangan pembuka 4-2 atas Kroasia.
Tetapi Three Lions tidak dapat menemukan cara untuk melewati tim Ghana yang berada di peringkat ke-65 oleh FIFA, tim dengan peringkat terendah yang pernah dihadapi Inggris di turnamen internasional besar selama 30 tahun terakhir.
Tim asuhan Thomas Tuchel akan mengamankan tempat di babak gugur dengan kemenangan, dan itu tampaknya akan terjadi ketika bola jatuh tepat ke Kane setelah sundulan Nico O'Reilly membentur mistar gawang pada menit ke-86.
Sebaliknya, pencetak gol terbanyak Inggris, yang mencetak dua gol melawan Kroasia, secara tidak biasa menendang bola tinggi melewati mistar gawang sebelum memegang kepalanya dengan kedua tangan.
Inggris, yang belum pernah kalah dari negara Afrika di Piala Dunia dalam sembilan pertemuan, melepaskan tembakan 19 kali berbanding 1 tembakan Ghana dan mendominasi dengan 79% penguasaan bola, tertinggi oleh tim mana pun yang gagal mencetak gol dalam sebuah pertandingan dalam 60 tahun terakhir di Piala Dunia.
Baca Juga: Gegara Kenaikan Harga BBM Nonsubsisi, Operasional Bus Sekolah Gratis di Gunungkidul Terancam Mandek
"Kamu akan menjalani pertandingan-pertandingan seperti itu," kata Kane kepada BBC. "Saya menunggu kesempatan seperti itu datang kepada saya dan itu adalah pertandingan sebagai seorang striker di mana Anda hanya menunggu bola memantul. Bola itu memantul dan saya tidak bisa menguasai bola itu," imbuhnya.
"Ya, saya yakin bisa mencetak gol seperti itu lebih sering daripada tidak, tetapi begitulah adanya dan saya sudah cukup lama menjadi striker untuk tahu bahwa bola tidak selalu masuk, jadi saya harus menerimanya," jelasnya.
Ghana merayakan hasil imbang tersebut di akhir pertandingan setelah hasil yang membuat mereka mengumpulkan empat poin dari dua pertandingan dan berada di posisi yang kuat untuk mencapai babak gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak mencapai perempat final pada tahun 2010.
Baca Juga: Prediksi Skor Panama vs Kroasia Piala Dunia 2026, Vatreni Ingin Bangkit untuk Raih Tiket Fase Gugur
Inggris, yang juga berada di posisi yang baik untuk lolos ke babak 32 besar, akan menghadapi Panama di pertandingan grup terakhir, sementara Ghana akan menghadapi Kroasia pada waktu yang sama.
Peluang terbaik Ghana datang pada menit ke-78 ketika Abdul Fatawu mengalahkan gelandang Inggris Eberechi Eze untuk merebut bola dan berlari menyusuri garis samping.
Dia mengumpan bola kepada Prince Adu, tetapi Adu gagal memanfaatkan peluang tersebut. Adu dihadang dari belakang oleh Ezri Konsa sebelum ia sempat melepaskan tembakan. Adu menginginkan pelanggaran tetapi tidak mendapatkannya.
Baca Juga: Kasasi Ditolak, DPC PDIP Kebumen Siapkan PAW Khanifudin di DPRD
Di babak pertama, Inggris menguasai 60% bola tetapi hanya melakukan lima percobaan ke gawang, dengan Kane gagal mencetak gol di dalam kotak penalti tepat sebelum akhir babak pertama.
Ghana meningkatkan tempo permainan di babak kedua, mendapatkan peluang di menit ke-50 ketika Marvin Senaya menyentuh bola di dalam kotak penalti tetapi sundulannya tidak terlalu jauh karena diblokir oleh pertahanan Inggris.
Editor : Satria Putra Sejati