RADAR JOGJA - Pelatih Meksiko, Javier Aguirre menyatakan bahwa ia merasa beruntung dapat merasakan tekanan pertandingan pembuka Piala Dunia 2026 melawan Afrika Selatan di Estadio Azteca pada Jumat (12/6) dini hari.
"Luar biasa. Saya bersyukur kepada kehidupan, kepada orang tua saya, saudara-saudara saya, istri saya, tentu saja. Jika saya berada di sini besok seperti 40 tahun yang lalu, itu adalah suatu kehormatan, dan saya merasa beruntung," kata pelatih veteran itu yang akan memimpin tim nasionalnya untuk ketiga kalinya dalam turnamen ini.
"Saya menganggapnya seperti itu dan menjalaninya setiap hari; di situlah letak kebahagiaan saya. Berada di sini 40 tahun kemudian, mengulangi adegan ini sekarang di posisi lain atau di tempat lain. Yah, yang bisa saya lakukan hanyalah bersyukur setiap hari," imbuhnya.
Baca Juga: Bart Verbruggen Diragukan Tampil di Laga Pembuka Piala Dunia 2026 Saat Belanda Tantang Jepang
Aguirre, pelatih berusia 67 tahun, sebelumnya bermain untuk Meksiko di Piala Dunia 1986 empat dekade lalu.
Sebagai tuan rumah bersama Piala Dunia, El Tri akan memasuki kompetisi sebagai favorit di Grup A, yang juga termasuk Ceko dan Korea Selatan.
Mengenai siapa yang akan menjadi starter di Estadio Azteca, yang akan menjadi tempat pertama yang digunakan dalam tiga Piala Dunia, Aguirre juga mencatat bahwa semuanya masih belum pasti.
Baca Juga: Jeremy Doku Siap Perkuat Belgia di Piala Dunia 2026 Meski Sempat Dikabarkan Alami Masalah Pernapasan
"Saya belum berbicara dengan mereka tentang sebelas pemain inti. Semua 26 pemain sangat bersemangat. Mereka tahu bisa melakukannya, dan mereka tidak ragu, dan memang demikian, bahwa mereka akan bermain bagus, baik di posisi penjaga gawang maupun penyerang, serta gelandang dan gelandang bertahan. Saya tidak ragu tentang siapa pun yang menjadi starter," kata Aguirre.
"Siapa pun yang bermain akan bermain sangat baik. Dan saya sangat yakin tentang posisi penjaga gawang, seperti yang telah saya katakan sejak lama," lanjutnya.
Hingga saat ini, penampilan terbaik Meksiko di Piala Dunia terjadi pada dua edisi yang mereka selenggarakan pada tahun 1970 dan 1986, ketika mencapai perempat final.
Setelah tersingkir di babak penyisihan grup yang mengecewakan pada tahun 2022, El Tri akan berusaha bangkit kembali dengan penampilan yang kuat di kandang sendiri.
Aguirre juga tidak menyadari kurangnya kemenangan Meksiko dalam pertandingan perdana Piala Dunia, yang sekarang akan ia gunakan sebagai motivasi bagi skuadnya menjelang pertandingan pembuka.
"Kita harus mematahkan tren itu," kata pelatih Meksiko. "Itu statistik yang bagus, saya harus membagikannya kepada para pemain. Itu statistik bagus lainnya untuk diberikan kepada mereka, alasan lain mengapa kita harus keluar dan memenangkan pertandingan," tegasnya.
Setelah menghadapi Afrika Selatan, Aguirre dan anak buahnya kemudian akan melakukan perjalanan ke Guadalajara untuk menghadapi Korea Selatan pada 19 Juni, sebelum menutup babak penyisihan grup kembali di Estadio Azteca melawan Republik Ceko pada 25 Juni.
Editor : Satria Putra Sejati