RADAR JOGJA - Diego Simeone menolak menyalahkan kegagalan wasit untuk memberikan penalti di babak kedua atas kekalahan Atletico Madrid di semifinal Liga Champions dalam kekalahan 1-0 melawan Arsenal di Emirates, Rabu (6/5) dini hari.
Wasit Daniel Siebert mengabaikan protes Los Rojiblancos atas pelanggaran yang dilakukan Riccardo Calafiori terhadap Antoine Griezmann pada menit ke-56 di Emirates, dan malah memberikan tendangan bebas kepada Arsenal atas pelanggaran Marc Pubill terhadap Gabriel beberapa detik sebelumnya.
Gol Bukayo Saka sebelum jeda memberi Arsenal kemenangan agregat 2-1 untuk melaju ke final di Budapest, di mana akan menghadapi Paris Saint Germain atau Bayern Munich.
"Saya tidak akan fokus pada hal sederhana seperti insiden Griezmann," kata Simeone.
"Jelas sekali, itu pelanggaran. Wasit mengatakan ada pelanggaran yang dilakukan Marc Pubill terhadap salah satu pemain Arsenal," imbuhnya.
"Saya tidak akan fokus pada itu. Itu akan menjadi alasan, dan saya tidak ingin membuat alasan," jelasnya.
Simeone mengatakan dia merasa tenang dan damai setelah timnya memberikan segalanya selama dua leg pertandingan.
"Kami sampai di tempat yang tidak pernah dibayangkan siapa pun, bersaing dengan tim yang memiliki kekuatan luar biasa," kata Simeone.
"Saya merasa bangga berada di posisi saya sekarang. Di pramusim, ketika tim diperkenalkan, saya mengatakan kami akan bersaing. Dan kami bersaing. Sayangnya kami belum memenangkan apa pun, tetapi kami telah mencapai tempat-tempat yang tidak mudah dicapai," lanjut Simeone.
Atletico akan mengakhiri musim tanpa trofi, tetapi Simeone memuji kampanye timnya di Eropa, yang membuat mereka menyingkirkan Barcelona di perempat final.
"Kami telah berkembang pesat dalam setiap aspek, kami adalah klub yang diakui di Eropa dan dunia," kata Simeone.
"Tetapi para penggemar ingin menang. Mencapai semifinal saja tidak cukup," tegasnya.
Editor : Satria Putra Sejati