RADAR JOGJA - Pemain sayap Liverpool yang akan hengkang, Mohamed Salah menegaskan bahwa ia merasa tenang dengan keputusannya untuk meninggalkan klub di akhir musim karena pergi dengan caranya sendiri.
Pemain internasional Mesir ini akan mengakhiri sembilan tahun yang penuh trofi di Anfield musim panas ini setelah mencapai kesepakatan dengan klub untuk mengakhiri kontrak dua tahun yang ia tandatangani 12 bulan lalu.
Musim ini bisa dibilang merupakan musim yang paling mengecewakan dari periode tersebut dan terutama terkenal karena perselisihan publiknya dengan Arne Slot pada bulan Desember, ketika ia menuduh klub telah menjatuhkannya ketika ia dicadangkan saat hasil pertandingan menurun.
Baca Juga: Setelah Kekecewaan di Wembley, Leeds United Bangkit di Premier League Dalam Upaya Hindari Degradasi
Hubungan itu diperbaiki setelah pemain berusia 33 tahun itu kembali dari Piala Afrika, tetapi fakta bahwa Salah dan klub setuju untuk berpisah menunjukkan bahwa keadaan masih belum sepenuhnya baik.
"Saya merasa menjalani musim ini adalah hal yang tepat untuk dilakukan sekarang, dan saya merasa tenang dengan keputusan ini," katanya dalam sebuah wawancara dengan mantan kapten Liverpool, Steven Gerrard, di TNT Sports.
"Musim ini berat bagi kita semua... Saya tidak ingin banyak bicara," imbuhnya.
Baca Juga: Pegawai SPPG Juga Buruh, Kali Pertama Dilibatkan dalam Peringatan May Day di Kebumen
"Saya senang tentang itu, semua yang terjadi musim ini membuat saya seperti 'Tidak, sudah waktunya untuk pergi,' jadi saya senang," jelasnya.
Gerrard mengunjungi Salah di rumahnya saat spekulasi berkecamuk tentang masa depannya setelah ledakan emosi publiknya yang jarang terjadi dan pemain Mesir itu berterima kasih atas saran tersebut.
Itu berarti Salah akan mendapatkan perpisahan yang layak di pertandingan kandang terakhir musim ini melawan Brentford dan meskipun saat ini ia cedera, sang penyerang mengatakan ia mungkin akan kembali sebelum pertandingan itu.
Baca Juga: Ada Pelepasan Lampion di Borobudur, Tiap Jelang Waisak Hotel di Magelang Selalu Kekurangan Kamar
"Saya senang bahwa saya pergi sekarang melalui pintu besar karena itu adalah sesuatu yang Anda sebutkan kepada saya (pergi dengan cara Anda sendiri) dan saya masih mengingat kata-kata itu," tambahnya.
"Jujur saja, saya merasa masih banyak yang bisa saya berikan: secara fisik saya merasa sangat baik, saya telah memainkan banyak pertandingan musim ini," lanjutnya.
"Saya belum memutuskan apa yang akan saya lakukan, jujur saja, saya memiliki banyak pilihan yang merupakan pilihan yang bagus," tegasnya.
Baca Juga: Jawa Pos - Radar Jogja, edisi Sabtu 2 Mei 2026
Kepergian Salah, bersama dengan kepergian pemain andalan lainnya, Andy Robertson, membuat Liverpool kehilangan banyak pengalaman.
Pengeluaran transfer klub sebesar £450 juta menandai dimulainya era baru, tetapi Salah mengungkapkan harapannya agar para pemain tersebut dapat mempertahankan standar di ruang ganti yang membuat mantan manajer Jurgen Klopp menyebut skuadnya sebagai monster mentalitas.
Editor : Satria Putra Sejati