RADAR JOGJA - Manajer West Ham, Nuno Espirito Santo tidak percaya bahwa persaingan menghindari degradasi di Premier League hanya melibatkan dua tim.
Nottingham Forest dan Leeds United telah menciptakan jarak yang cukup jauh dari tiga tim terbawah, sehingga The Hammers dan rival London, Tottenham Hotspur, berada di kedua sisi garis degradasi.
West Ham unggul dua poin dari Spurs yang berada di posisi ke-18, namun selisih tiga poin dari Forest, dan empat poin dari Leeds, yang berada di ambang 40 poin.
Empat pertandingan terakhir The Hammers dimulai dengan perjalanan ke Brentford pada pekan ini dan diakhiri dengan kunjungan terakhir dari Leeds, yang menurut Nuno masih bisa menjadi penentu.
"Saya melihatnya sebagai gambaran keseluruhan," kata Nuno. "Saya pikir tidak ada yang pasti di klasemen, di mana pun Anda berada atau apa pun yang kita perjuangkan," imbuhnya.
"Tahun ini persaingannya sangat ketat di semua posisi sehingga semuanya akan ditentukan hingga saat-saat terakhir," jelasnya.
Baca Juga: Jawa Pos - Radar Jogja, edisi Jumat 1 Mei 2026
"Dalam semua aspek klasemen, pasti akan sampai ke posisi terakhir," lanjutnya.
Keunikan dalam jadwal pertandingan berarti West Ham akan bermain sebelum Spurs di masing-masing dari tiga putaran pertandingan berikutnya.
Oleh karena itu, Tottenham akan bertandang ke Aston Villa dengan sudah mengetahui hasil pertandingan West Ham 24 jam sebelumnya, tetapi Nuno tidak melihat itu sebagai kerugian.
Baca Juga: Penalti Chris Wood Bawa Nottingham Forest Ungguli Aston Villa di Leg Pertama Semifinal Europa League
"Begini, saya tidak menganggapnya seperti itu," tambahnya. "Kami mencoba untuk mengisolasi diri dari aspek itu," lanjutnya.
"Jika kami bermain setelah, sebelum, atau pada waktu yang sama, itu terserah kami. Yang kami coba lakukan adalah melindungi pemain kami, tim kami, di dalam tugas mereka di lapangan. Karena Anda tidak dapat mengontrol apa yang terjadi di luar," tegasnya.
Meskipun demikian, Nuno akan menonton pertandingan Spurs dan mengatakan para pemainnya dapat melakukan hal yang sama.
Baca Juga: Tekan Human Error, SPP Yogyakarta Sediakan 48 Robot yang Bisa Pilah 3000 Paket dalam Satu Jam
"Semua orang bebas melakukan apa pun yang mereka inginkan. Saya? Tentu saja, saya akan menonton pertandingan. Beberapa pemain juga akan menonton pertandingan," pungkasnya.
Editor : Satria Putra Sejati