Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

UEFA Sanksi Gianluca Prestianni Larangan Bermain 6 Pertandingan

Satria Putra Sejati • Sabtu, 25 April 2026 | 11:34 WIB
Bukan rasisme, Vinicius Junior mendapatkan perilaku anti-gay dalam kemenangan Real Madrid atas Benfica di leg pertama babak playoff Liga Champions di Estadio da Luz
Bukan rasisme, Vinicius Junior mendapatkan perilaku anti-gay dalam kemenangan Real Madrid atas Benfica di leg pertama babak playoff Liga Champions di Estadio da Luz

RADAR JOGJA - UEFA pada hari Jumat menjatuhkan hukuman larangan bermain enam pertandingan kepada Gianluca Prestianni dari Benfica karena perilaku anti-gay terhadap Vinicius Junior dari Real Madrid selama pertandingan Liga Champions pada bulan Februari, dengan tiga pertandingan di antaranya ditangguhkan selama dua tahun.

Larangan tersebut juga termasuk satu pertandingan yang dijalani Prestianni sebagai skorsing sementara pada bulan Februari, jadi kecuali dia memicu larangan bermain tiga pertandingan yang ditangguhkan, dia sebenarnya hanya akan absen selama dua pertandingan lagi.

Vinicius menuduh Prestianni melakukan pelecehan rasisme terhadapnya selama leg pertama babak playoff Liga Champions, yang menyebabkan pertandingan dihentikan selama 10 menit di babak kedua.

Baca Juga: Mengenal Catur Sagotra, Ikatan Persaudaraan Dinasti Mataram Islam

Pemain Brasil tersebut mencetak gol untuk membawa Real Madrid unggul pada menit ke-50 di Lisbon dan kemudian dihadang oleh Prestianni setelah merayakan gol tersebut di dekat bendera sudut lapangan.

Prestianni terlihat berbicara kepada Vinicius sambil menutupi mulutnya dengan kausnya, sebelum pemain internasional Brasil itu menunjuk ke arahnya dan berlari ke arah wasit.

Vinicius berbicara kepada wasit Francois Letexier, yang membuat isyarat menyilangkan tangan yang menunjukkan bahwa telah terjadi tuduhan pelecehan rasis.

Baca Juga: Hansi Flick Berharap Para Pemain Barcelona Tingkatkan Performa Saat Lamine Yamal Absen Hingga Akhir Musim

Dilansir dari ESPN, dikabarkan bahwa pemain Argentina berusia 20 tahun itu memberikan bukti yang menyatakan bahwa ia menyebut Vinicius dengan hinaan anti-gay dalam bahasa Spanyol, bukan "mono," yang dalam bahasa Spanyol berarti monyet.

Pasal 14 peraturan disiplin UEFA menyatakan bahwa kerangka hukuman untuk pelecehan rasis dan anti-gay adalah sama.

"Setiap entitas atau orang yang tunduk pada peraturan ini yang menghina martabat manusia seseorang atau sekelompok orang dengan alasan apa pun, termasuk warna kulit, ras, agama, asal etnis, jenis kelamin, atau orientasi seksual, akan dikenakan sanksi skorsing minimal sepuluh pertandingan atau jangka waktu tertentu, atau sanksi lain yang sesuai," demikian bunyi peraturan tersebut.

Baca Juga: Mikel Arteta Ungkap Arsenal Tidak Akan Alami Dampak Psikologis Karena Turun ke Posisi Kedua

UEFA menunjuk seorang penyelidik etika dan disiplin setelah pertandingan, dan penyelidikan tersebut menyimpulkan pada hari Jumat bahwa perilaku Prestianni bersifat anti-gay dan bukan rasis.

UEFA mengatakan telah meminta FIFA untuk memperluas larangan tersebut di seluruh dunia.

UEFA bulan lalu mendenda Benfica karena pelecehan rasis oleh penggemar pada pertandingan yang sama.

Baca Juga: Nottingham Forest Pesta Gol di Stadium Of Light, Hancurkan Sunderland untuk Jauhi Zona Degradasi Premier League

Benfica mengakui larangan tersebut dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat.

"Benfica mengumumkan bahwa mereka telah diberitahu oleh UEFA tentang sanksi yang dijatuhkan kepada Prestianni karena menggunakan bahasa anti-gay selama pertandingan Benfica vs Real Madrid," kata tim tersebut.

"Prestianni telah dijatuhi larangan enam pertandingan, tiga di antaranya ditangguhkan selama dua tahun. Dari larangan efektif tiga pertandingan, satu telah dijalani dan dua sisanya harus dijalani dalam pertandingan UEFA atau pertandingan tim nasional Argentina dalam konteks FIFA."

Editor : Satria Putra Sejati
#anti-gay #benfica #uefa #real madrid #Gianluca Prestianni