SLEMAN - Animo yang luar biasa ditunjukkan oleh para Sleman Fans sebelum pertandingan PSS Sleman melawan Persipal Palu FC di Maguwoharjo International Stadium (MagIS), Sabtu (4/4) sore.
Tak butuh waktu lama, hanya dalam hitungan menit sejak penjualan tiket dibuka, Kamis (2/4) malam lalu, kuota tujuh ribu tiket yang disediakan panitia pelaksana (panpel) pertandingan ludes tak bersisa.
"Sudah sold out untuk tribun timur dan barat pada satu menit pertama kemarin," jelas Executive Representative PSS Sleman Vita Subiyakti, Jumat (3/4).
Baca Juga: DLH Bantul Masih Tunggu Instruksi BBWSSO untuk Evakuasi Sampah Kiriman dari Sungai Winongo
Diketahui, dalam laga PSS Sleman kontra Persipal Palu ini, Panpel telah menyediakan kuota sebanyak tujuh ribu tiket untuk para Sleman Fans yang diperbolehkan hadir langsung di dalam stadion. Kuota itu hanya untuk dua tribun saja, yakni tribun barat dan timur MaglS.
Vita menjelaskan, kebijakan kuota itu telah menjadi bagian dari komitmen klub untuk menghadirkan atmosfer pertandingan yang baik, sekaligus memastikan aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama.
"Kami ingin pertandingan dapat berjalan dengan suasana yang nyaman, aman, dan tetap memberikan pengalaman terbaik bagi para pendukung yang hadir langsung di stadion," lontarnya.
Oleh karena itu, Vita mengimbau kepada para Sleman Fans yang hadir langsung ke stadion agar mematuhi ketentuan sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI agar tidak menggunakan atribut PSS Sleman di laga melawan Persipal Palu FC ini.
Ketua Panpel PSS Sleman Ariono menyebutkan, kebijakan tersebut diberlakukan sebagai pertimbangan teknis dan aspek keamanan yang berlaku sesuai prosedur dan regulasi yang ditetapkan.
"Jumlah tujuh ribu tiket ini sudah melalui pertimbangan dari sisi teknis penyelenggaraan, pengamanan, serta koordinasi dengan pihak-pihak terkait agar pertandingan berjalan lancar dan kondusif," ujarnya.
Tak hanya itu, Ariono menjelaskan jika penetapan kuota tujuh ribu tiket itu juga merupakan bagian dari penyesuaian. Mengingat PSS Sleman sendiri masih menjalani sanksi penutupan sebagian tribun, yakni tribun utara dan selatan, selama empat pertandingan kandang.
"Karena itu, kapasitas penonton yang bisa masuk stadion harus kami batasi sesuai ketentuan yang berlaku," ucapnya. (ayu/pra)
Editor : Heru Pratomo