SLEMAN - Persaingan Grup Timur Kompetisi Championship 2025/2026 kembali memanas. Seluruh tim masih memiliki peluang untuk promosi ke Super League musim ini, termasuk PSS Sleman.
Diketahui, perolehan poin setiap tim di Grup Timur sendiri saat ini terbilang tipis. Laskar Sembada masih duduk di posisi kedua dengan 39 poin. Perolehan ini hanya terpaut satu angka dari Persipura Jayapura yang menjadi pemuncak klasemen sementara.
Lalu pada posisi ketiga ada Barito Putera FC dengan 37 poin. Disusul Kendal Tornado FC di peringkat keempat dengan 36 poin. Ada Deltas FC di posisi kelima dengan 33 poin, dan Persela Lamongan di duduk di nomor enam dengan 30 poin.
Putaran ketiga Championship 2025/2026 sendiri saat ini masih menyisakan delapan laga untuk seluruh tim. Sehingga seluruh tim masih memiliki peluang yang sangat terbuka untuk memuncaki klasemen akhir nanti.
Menanggapi hal itu, Direktur teknik PSS Pieter Huistra mengatakan, putaran ketiga Grup Timur memang merupakan fase paling krusial dalam perjalanan tim musim ini. Ketatnya persaingan di papan atas klasemen membuat setiap pertandingan memiliki arti penting dalam perebutan posisi puncak.
Oleh karena itu, untuk saat ini Laskar Sembada harus mampu mengungguli para pesaing terdekat dalam perolehan poin. Itu jika tim kebanggaan masyarakat Sleman tersebut ingin mengakhiri kompetisi di posisi pertama.
"Kami harus mendapatkan poin lebih banyak daripada Barito dan Persipura. Kami tertinggal satu poin, jadi situasinya sangat ketat. Akan ada pertandingan-pertandingan besar yang menentukan," katanya, Senin (16/2).
Dengan persaingan yang semakin ketat itu, Huistra ingin agar performa para pemain konsisten serta selalu fokus di delapan laga ke depan. Sebab, hal itu menjadi salah satu kunci supaya PSS tetap berada dalam jalur perebutan gelar hingga akhir musim. "Kami menghormati setiap lawan. Tapi kami harus memainkan permainan kami sendiri," tegasnya. (ayu/laz)