SLEMAN - PSS Sleman dipastikan tidak akan menggelar laga uji coba lagi di akhir pekan ini. Sebagai gantinya, tim pelatih hanya ingin melakoni internal game di sisa waktu jeda kompetisi saat ini.
Pelatih PSS Sleman Ansyari Lubis menjelaskan, keputusan meniadakan uji tanding itu bukan tanpa alasan. Selain faktor kedekatan dengan jadwal kick-off, tim pelatih ingin memastikan kondisi fisik pemain agar tetap prima dan terhindar dari cedera.
"Jadi minggu ini kami internal game di sini (Lapangan Pakembinangun)," ucapnya, Rabu (17/12).
Selain alasan teknis persiapan, pelatih yang akrab disapa Uwak itu mengungkapkan, ada kendala lain meniadakan uji coba tersebut. Sulitnya mencari lawan yang ideal juga menjadi alasan tersendiri tim pelatih.
Mengingat saat ini, mayoritas tim, baik tim Liga Super League, Championship, dan Liga Nusantara sudah sibuk dengan persiapan masing-masing. "Tidak ada lawannya lagi. Makanya kami bikin internal game," cetusnya.
Menurut Uwak, meskipun hanya bertajuk internal game, tapi target yang ingin dicapai tetap sama seriusnya dengan laga uji coba. Fokus utamanya adalah menjaga atmosfer kompetisi di dalam skuadnya. "Ya, supaya ritme atau irama permainan kami itu terus ada," tegasnya.
Maka dari itu, bagi eks gelandang timnas Indonesia itu keputusan untuk mengadakan internal game ini adalah solusi yang paling efektif dan realistis. Sebab tim pelatih dapat leluasa mengontrol intensitas permainan dan mematangkan taktik di lapangan.
"Itu saja pertimbangannya sih, di samping memang programnya prepare kami satu minggu latihan. Ya pasti musti ada kalau tidak uji coba ya internal game. Karena kami spare waktunya kan agak panjang," tandasnya.
sejak awal sesi latihan, para pemain menunjukkan semangat dan energi positif. Intensitas latihan berjalan dengan baik, mulai dari penguatan fisik, pengasahan teknik dasar, hingga penerapan skema permainan yang menjadi fokus evaluasi tim pelatih.
"Seperti yang sudah saya sampaikan, jeda kompetisi kali ini cukup panjang. Saya menganggapnya sebagai mini pre-season, artinya materi latihan sama seperti waktu pre-season serta intensitas latihannya pun tinggi," jelasnya, Rabu (17/12).
Selain itu, menurut Uwak jeda kompetisi ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas permainan. Ini juga bisa memperkuat kebersamaan di dalam tim.
Tim pelatih, lanjut Uwak bisa memanfaatkan waktu ini untuk memperbaiki detail-detail kecil yang masih menjadi catatan di pertandingan sebelumnya. "Komunikasi antarpemain juga terus diasah agar koordinasi di lapangan semakin solid saat kompetisi kembali bergulir," cetusnya.
Baca Juga: Tim Hockey UAJY Raih Juara 2 dan 3 Di Gadjah Mada Hockey Festival 2025
Di sisi lain, Pelatih kelahiran Tebing Tinggi, Sumatra Utara menyatakan bahwa atmosfer latihan berlangsung dinamis dan berjalan kompetitif. Para pemain menunjukan usaha terbaiknya.
Uwak juga menilai antusiasme dan komitmen pemain juga semakin bagus. Sehingga Eks pelatih PSMS Medan ini optimistis timnya dapat tampil lebih baik pada laga-laga selanjutnya. "Kerja keras di sesi latihan diharapkan mampu membawa PSS kembali ke jalur positif dan meraih hasil maksimal saat kompetisi resmi kembali bergulir," cetus Uwak.
Editor : Heru Pratomo