JOGJA - PSIM Jogja dipastikan tidak bisa menurunkan winger andalannya, yakni Ezequiel Pulga Vidal, dalam laga panas Derby Mataram melawan Persis Solo, Sabtu (8/11) mendatang di Stadion Manahan, Solo.
Pemain asal Argentina itu harus absen setelah menerima kartu merah pada laga pekan lalu kontra Persik Kediri. Vidal sebenarnya tidak langsung diganjar kartu merah, namun menerima dua kartu kuning beruntun yang akhirnya berujung pada pengusiran dari lapangan oleh wasit Muhammad Taqi Aljaafari.
Dalam keterangannya, pelatih PSIM Jean Paul van Gastel mengaku menyesalkan kartu merah tersebut. Menurutnya, meski kartu kuning kedua masih bisa diterima, keputusan pada kartu pertama dinilainya tidak tepat. "Menurut saya kartu kuning kedua itu benar, dan kartu kuning pertama itu benar-benar konyol," kata Van Gastel, Senin (3/11).
Pelatih asal Belanda itu menilai, pada momen kartu kuning pertama, kontak yang dilakukan Vidal sangat minim dan tidak seharusnya diganjar peringatan. Ia juga menyayangkan tidak adanya pengecekan lebih lanjut melalui video assistant referee (VAR) terhadap insiden tersebut. "Saya pikir bagian VAR yang memeriksa, dia sedang makan malam saat itu, karena saya tidak tahu apa yang mereka lihat," terangnya.
Baca Juga: Untuk Penerangan Stadion Sultan Agung Bantul, PSIM Jogja Impor Lampu dari Polandia
Van Gastel mengungkapkan, setelah menonton ulang rekaman pertandingan dan momen saat kartu kuning pertama Vidal, menurutnya justru pemain lawan yang tampak melakukan pelanggaran terhadap Vidal. "Karena Pulga Vidal tidak terlibat. Dialah yang dilanggar. Jadi, bagi saya, kartu kuning pertama itu benar-benar konyol," sesalnya.
Absennya Vidal menjadi kerugian besar bagi Laskar Mataram, mengingat kontribusi pemain berusia 30 tahun tersebut cukup signifikan sejauh ini. Dari 10 penampilan, Vidal telah mencatatkan dua gol dan empat assist, sekaligus menjadi salah satu motor serangan utama PSIM. (iza/pra)
Editor : Heru Pratomo