JOGJA - Kabar membanggakan datang dari PSIM Jogja, di mana dua pemain muda mereka, Cahya Supriadi dan Raka Cahyana, mendapat panggilan untuk mengikuti Training Center (TC) Timnas Indonesia U-23. Informasi itu disampaikan langsung oleh PSIM melalui akun sosial medianya.
Dalam keterangan tertulisnya dinyatakan bahwa Raka Cahyana dan Cahya Supriadi resmi mendapat panggilan untuk mengikuti pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia U-23. TC berlangsung 2-14 Oktober 2025 dalam rangka persiapan SEA Games mendatang.
Untuk kiper Cahya Supriadi, namanya belakangan memang cukup repetitif jadi langganan untuk dipanggil dan bermain bersama timnas Indonesia U-23. Sehingga pemanggilan Cahya ini bukan sesuatu yang baru.
Sementara pemanggilan ini jadi kabar positif bagi Raka, berkat konsistensi penampilannya di BRI Super League 2025/2026 hingga pekan ketujuh. Untuk diketahui, Raka sendiri sebelumnya sudah pernah membela Timnas Indonesia U-19.
"Tentu kebanggaan bisa dipanggil timnas. Pasti saya siap, dan semua pemain pasti ingin ke timnas," kata Raka, Selasa (30/9).
Pemain berusia 21 tahun itu menuturkan, salah satu alasannya bergabung dengan Laskar Mataram adalah keinginannya mendapat menit bermain. Dan ternyata benar ia dapatkan dan berdampak positif pada penampilannya hingga mendapat panggilan timnas.
"Tujuan saya pilih ke PSIM karena ingin dapat menit bermain. Dan saya ingin membuktikan diri," lontarnya.
Sementara itu, Pelatih PSIM Jean Paul van Gastel mengungkapkan, pemanggilan Raka ke Timnas Indonesia U-23 adalah sesuatu yang membanggakan dan layak ia dapatkan. "Selamat atas terpilihnya (Raka) ke Timnas U-23 Indonesia. Sangat pantas," tuturnya.
Selanjutnya, mantan pelatih NAC Breda ini juga menyoroti, Raka menjadi salah satu pemain yang cukup penting dan punya kontribusi penting di tim PSIM saat ini. "Raka baru 21 tahun, saya kira perkembangannya sebagai pemain muda sangat bagus. Seperti halnya kiper kami (Cahya), mereka berdua bagus, dan kontribusinya untuk PSIM juga penting," lontarnya.
Van Gastel juga menyiratkan, baik Raka maupun Cahya punya kesempatan yang besar untuk bisa terus berkembang dan bersinar bersama Timnas Indonesia. Tidak saja di kelompok usia, tapi juga timnas senior. "Keduanya mungkin di timnas, masa depannya akan bagus," tandasnya.
Sementara itu, Manager PSIM Razzi Taruna menambahkan, pihaknya menerima surat resmi dari PSSI pada Senin (29/9) sore. "Iya, kami terima surat dari PSSI bahwa ada pemanggilan TC untuk Raka dan Cahya," ucapnya.
Sebagai manajer tim, Razzi sendiri mengaku senang dengan adanya pemanggilan untuk dua pemainnya itu. Sehingga manajemen pun berharap kedua pemain itu bisa terus berkembang. Meskipun ini kali pertama bagi Raka mendapatkan panggilan pemusatan latihan bersama timnas.
"Kalau untuk Cahya kan memang sudah langganan. Untuk Raka sih dari klub, dari kemarin juga kami bicara sama coach. Kami senang banget, apa yang di-perform sama Raka di tim bisa dihargai," ujarnya.
Atas pemanggilan ini, Razzi juga berharap kedua pemain dapat menit bermain dan pengalaman yang lebih tinggi bersama Timnas. Sehingga ketika pulang membela PSIM Jogja, kedua pemain itu mampu membantu tim. "Yang pasti jangan cedera. Kami pusing kalau sampai cedera," tandas Razzi. (iza/ayu/laz)
Editor : Sevtia Eka Novarita